Probolinggo,- Seorang driver ojek online (ojol) menjadi korban pembegalan seusai mengantarkan penumpang di Jalan Cokroaminoto, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Ditemui di rumahnya, Jalan Ikan Tingkol, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, korban  Abdul Aziz (26), menceritakan kejadian tragis yang menimpanya.

Menurut Aziz, peristiwa itu bermula saat Sabtu (11/4/26) sekitar subuh, korban mendapat orderan mengantar perempuan dari kawasan kantor Kelurahan Mayangan menuju kantor PLN yang berlokasi di Jalan Cokroaminoto.

“Setelah salat subuh, saya menjemput penumpang perempuan dan menuju lokasi. Namun sesampainya di lokasi saya curiga, karena korban minta diantara agar ke selatan dari titik pemesanan di aplikasi,” kata Aziz, Minggu siang (12/4/26).

Aziz menjelaskan, setelah menurunkan penumpang, ia kemudian duduk-duduk di depan konter ponsel. Tak lama setelah duduk, dua orang pria pengendara motor menghampirinya.

Salah satu pelaku lantas turun dari motor dan langsung menyabetkan senjata tajam jenis celurit kearahnya sebanyak 3 kali.

Selain itu, pelaku sempat memegangi korban kemudian meminta kunci motor Honda Vario 125 yang dikendarai korban. Bahkan tas korban juga dibawa pelaku.

Selanjutnya, kedua pelaku kabur kearah selatan dengan membawa motor milik korban yang berplat N 3784 RM. Korban yang terluka akibat sabetan celurit, meringis kesakitan.

“Saat kejadian, saya tidak melawan karena saya ingat anak dan istri di rumah sehingga tangan kiri saya mengalami luka bacok pasca menangkis celurit pelaku,” bebernya.

Setelah kejadian, ia meminta pertolongan warga sekitar yang kemudian berdatangan ke lokasi. Korban lalu melaporkan kejadian yang menimpanya Polres Probolinggo Kota.

“Harapan saya, pihak kepolisian bisa mengungkap kasus ini biar tidak ada lagi korban selanjutnya,” imbuh Aziz. (*)

Editor: Mohammad S

Advertisement

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.