Menu

Mode Gelap
Kerusuhan Meluas, Presiden Prabowo Perintahkan Tindakan Anarkis Ditindak Tegas Dengan Sistem Desil, PKH Lumajang Perkuat Ketahanan Keluarga Rentan Pria di Pasuruan Masuk Rumah Tetangga, Sempat Damai tapi Akhirnya Ditahan karena Narkoba Akhmad Munir Nakhodai PWI Pusat, Bawa Semangat Rekonsiliasi Festival Da’i Muda LDNU Kraksaan Tuntas, Sukses Cetak 6 Kader Dakwah Terbaik Blarr! Bondet Meledak di Sumber Wetan Kota Probolinggo, Lukai Seorang Pemuda

Pemerintahan · 8 Jul 2025 10:12 WIB

Bank Milik Daerah, Harapan Baru untuk Usaha Kecil di Lumajang


					Ilustrasi. Perbesar

Ilustrasi.

Lumajang, – Ribuan pelaku usaha kecil dan mikro di Kabupaten Lumajang kini memiliki harapan baru dalam mengembangkan usahanya.

Pemerintah Kabupaten Lumajang resmi mendirikan PT. Bank Perekonomian Rakyat Daerah (BPR) Lumajang, sebagai langkah strategis untuk memperluas akses permodalan yang selama ini sulit dijangkau.

Pendirian BUMD ini diresmikan melalui penandatanganan Akta Pendirian oleh Bupati Lumajang Indah Amperawati dan Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma pada Senin (7/7/2025) di Ruang Mahameru, Kantor Bupati Lumajang.

“BPR Lumajang ini kami harapkan dapat berkembang lebih besar, diminati masyarakat untuk menabung dan memberikan rasa aman bagi mereka yang ingin meminjam modal usaha,” ujar Bunda Indah dalam sambutannya.

Lebih dari sekadar lembaga perbankan, BPR Lumajang diarahkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal, khususnya dalam mendorong pertumbuhan UMKM yang selama ini bergelut dengan keterbatasan modal dan akses ke layanan keuangan formal.

Banyak pelaku usaha kecil di Lumajang yang selama ini terpaksa bergantung pada rentenir atau lembaga nonformal dengan bunga tinggi dan skema pinjaman tidak aman.

Dengan hadirnya BPR Lumajang, pemerintah daerah ingin menghadirkan solusi nyata. Yakni, sistem perbankan yang mudah diakses, aman, dan berpihak pada rakyat kecil.

“Kami ingin BPR menjadi solusi konkret bagi masyarakat, agar mereka tidak lagi takut untuk meminjam modal dan punya tempat yang aman untuk menabung,” tegas Bunda Indah.

Selain akses pinjaman, bupati juga menginstruksikan agar BPR segera menyediakan fasilitas ATM Bank Pasar dan layanan digital agar masyarakat semakin mudah dalam bertransaksi.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Lumajang dalam membangun ekosistem keuangan daerah yang inklusif, profesional, dan berkelanjutan. Keberadaan BUMD ini diharapkan mampu menjembatani kebutuhan masyarakat dengan layanan keuangan yang selama ini hanya tersedia di kota-kota besar.

Pemerintah berharap, dalam waktu dekat, PT. BPR Lumajang bisa menjangkau seluruh kecamatan. Sehingga bisa memberikan pelatihan keuangan bagi pelaku UMKM, dan menjadi mitra setia dalam membangun ekonomi kerakyatan yang tangguh. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan

29 Agustus 2025 - 20:51 WIB

Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

29 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Pemkot Probolinggo Usulkan 1.877 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Tunggu Restu Kemenpan RB

27 Agustus 2025 - 14:34 WIB

Bunda Indah Ingatkan ASN Lumajang untuk Adaptif Hadapi Era Digital

26 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Polemik Alihfungsi Gedung Kesenian, Wali Kota Probolinggo Terbuka Dialog dengan Pelaku Seni

26 Agustus 2025 - 07:44 WIB

LSM Diduga Peras Kades di Lumajang, Bupati Tidak Akan Ditoleransi

25 Agustus 2025 - 17:53 WIB

Trending di Pemerintahan