Menu

Mode Gelap
Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan Kasus Campak Melonjak di Jember, Pencegahan Terhambat Imunisasi Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

Pemerintahan · 13 Jul 2023 09:49 WIB

Pesan Menyentuh Wabup Indah saat Lepas Mahasiswa KKN; Kami Rawan Bencana!


					BERPESAN: Wabup Indah memberikan arahan kepala mahasiswa KKN Universitas Jember di Pendopo Arya Wiraraja. (foto: Asmadi) Perbesar

BERPESAN: Wabup Indah memberikan arahan kepala mahasiswa KKN Universitas Jember di Pendopo Arya Wiraraja. (foto: Asmadi)

Lumajang,- Wakil Bupati (Wabup) Lumajang Indah Amperawati memberikan pesan mendalam pasca wilayahnya dilanda bencana alam bergelombang. Pesan itu ia sampaikan kepada ratusan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jember (UNEJ) di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Rabu (12/7/2023).

Menurutnya, mahasiswa yang selama mengikuti KKN ditempatkan di wilayah terdampak bencana, agar bisa menyesuaikan dengan kondisi warga dan kondisi geografis wilayahnya.

“Kami ini rawan bencana erupsi Gunung Semeru, rawan gempa dan tsunami, rawan banjir dan juga rawan longsor, yang paling tinggi terdampak bencana ini Desa Sumberwuluh, segera jalin komunikasi dengan jajaran Forkopimca dan Pak Kades,” pesannya.

Deputi Bupati Lumajang Thoriqul Haq itu menyebut, sejauh ini pemerintah daerah masih berupaya melakukan normalisasi di kawasan terdampak bencana. Sebab banjir lahar hujan Semeru yang terjadi tanggal 7 Juli 2023 lalu, merusak belasan infrastruktur dan fasilitas umum lainnya.

“Dampaknya cukup luas, karena banyak infrastruktur dan fasilitas umum yang rusak berat. Jadi, harapannya semoga adik-adik mahasiswa ini bisa mengabdikan diri kepada masyarakat terdampak bencana,” ucap Bunda Indah, begitu ia biasa disapa.

Mahasiswa KKN Universitas Jember, rencananya akan disebar di 40 desa di wilayah Kabupaten Lumajang. Beberapa diantaranya ditempatkan di wilayah yang terdampak banjir lahar hujan dan tanah longsor.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Jember, Prof. Yuli Witono meminta, agar mahasiswa peserta KKN dapat bersama-sama membantu masyarakat untuk bangkit dari keterpurukan pasca bencana.

“Kita berharap kreativitas mahasiswa bisa bermanfaat, kami berharap mahasiswa juga bisa mendukung untuk masyarakat yang terdampak bencana,” harapnya. (*)

 

Editor: Mohamad S
Publisher: Zainul Hasan R

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

29 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Pemkot Probolinggo Usulkan 1.877 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Tunggu Restu Kemenpan RB

27 Agustus 2025 - 14:34 WIB

Bunda Indah Ingatkan ASN Lumajang untuk Adaptif Hadapi Era Digital

26 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Rokok Ilegal jadi Ancaman Serius Pembangunan Daerah, Bea Cukai Probolinggo Gencarkan Sosialisasi

26 Agustus 2025 - 15:15 WIB

Polemik Alihfungsi Gedung Kesenian, Wali Kota Probolinggo Terbuka Dialog dengan Pelaku Seni

26 Agustus 2025 - 07:44 WIB

LSM Diduga Peras Kades di Lumajang, Bupati Tidak Akan Ditoleransi

25 Agustus 2025 - 17:53 WIB

Trending di Pemerintahan