Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Ekonomi · 25 Mei 2023 17:59 WIB

Digelapkan Eks Karyawan, PDAM Lumajang Masih Bisa Sumbang PAD Rp2,8 M


					Direktur Utama Perumdam Tirta Mahameru Kabupaten Lumajang, Achmad Arifulin Nuha. Perbesar

Direktur Utama Perumdam Tirta Mahameru Kabupaten Lumajang, Achmad Arifulin Nuha.

Lumajang,- Perumdam Tirta Mahameru Kabupaten Lumajang menjadi sorotan publik dalam sepekan terakhir. Hal itu tak lepas dari pemecatan dua orang karyawan yang berbuntut pada munculnya aksi unjuk rasa.

Direktur Utama Perumdam Tirta Mahameru Kabupaten Lumajang, Achmad Arifulin Nuha menyebut, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), akan terus berbenah agar bisa memberikan pelayanan terbaik ke seluruh masyarakat kota pisang.

“Kehadiran PDAM ini diwajibkan oleh pemerintah untuk memberikan pelayanan, akan hak air masyarakat agar betul-betul terpenuhi,” kata Arif usai HUT ke-40 PDAM Perumdam Tirta Mahameru di gedung Rock Covlnvention Center (RCC), Jalan Lintas Timur, Kecamatan Lumajang, Kamis (25/5/2023).

Menurut Arif, terlepas dari dinamika internal perusahaan, toh kehadiran Perumdam Tirta Mahameru di Lumajang terbukti memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Perumdam Tirta Mahameru sangat berkontribusi terhadap PAD Lumajang, sebesar 16 persen, mungkin kedepan akan lebih dari itu. Kehadiran PDAM ini betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat Lumajang, dan juga di sektor pelayaannya” jelasnya.

Untuk tahun ini, lanjut Arif, jumlah setoran PAD dari perumdam memang belum dikalkulasi.. Namun pada tahun 2022 kemarin, pihaknya telah menyetor 2,8 M ke Pemkab Lumajang.

“Kalau sekarang sih kurang lebihnya 3 M lebih, cuman kepastiannya saya masih belum menghitung berapa jumlahnya,” ucapnya.

Kabupaten Lumajang, sambung Arif, memiliki sumber daya air nelimpah, bahkan melebihi kebutuhan masyarakat. Meski demikian, peningkatan pelayanan tetap harus dikedepankan.

“Kami sudah kerahkan semua karyawan agar cepat mengatasi permasalahan fasilitas air, seperti kebocoran pipa dengan mengedukasi masyarakat segera melaporkan ke PDAM dengan membuat nomor kontak pengaduan,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, kantor Perumdam Tirta Mahameru Kabupaten Lumajang digeruduk massa, Selasa (23/5/2023) siang. Unjuk rasa ini buntut dari pemecatan 2 orang mantan karyawan perusahaan, M. Rudi Hartono dan Yuli Rosvita.

Rudi Hartono karyawan instalasi produksi Sumber Sewu, Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung dan Yuli Rovita petugas kasir unit layanan Kecamatan Tempursari, diberhentikan paksa lantaran dinilai telah menggelapkan uang perusahaan. (*)

 

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kebanjiran Order, Persewaan Baju Karnaval di Pasuruan Raup Puluhan Juta

24 Agustus 2025 - 17:18 WIB

Dari Dapur Nenek ke Meja Milenial, Makanan Tradisional yang Menyatukan Zaman

24 Agustus 2025 - 15:15 WIB

Target Luas Tanam Tembakau di Kabupaten Probolinggo Belum Tercapai

18 Agustus 2025 - 17:22 WIB

Harga Tembakau di Probolinggo Mulai Melonjak, Tembus Rp 66 Ribu/Kg

15 Agustus 2025 - 14:48 WIB

Klaim Kondisi Sedang Tidak Baik, Gudang Garam Paiton tak Jamin Beli Tembakau

14 Agustus 2025 - 18:53 WIB

Cegah Penimbunan, Satgas Pangan Sidak Produsen dan Agen Beras di Pasuruan

14 Agustus 2025 - 17:48 WIB

Momentum Kemerdekaan, Okupansi Hotel di Bromo Naik hingga 70 Persen

12 Agustus 2025 - 18:57 WIB

Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf, BWI Probolinggo Masifkan Sosialisasi

12 Agustus 2025 - 18:02 WIB

Penjual Bendera Musiman Marak, Namun Omset Kini Turun

8 Agustus 2025 - 18:10 WIB

Trending di Ekonomi