Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Kesehatan · 24 Agu 2020 11:51 WIB

Danramil Kotaanyar dan Istri Terpapar Covid-19, Sang Istri Berpulang


					Danramil Kotaanyar dan Istri Terpapar Covid-19, Sang Istri Berpulang Perbesar

KOTAANYAR-PANTURA7.com, Kabar duka menyelimuti keluarga besar Kodim 0820 Probolinggo. Pasalnya, Danramil Kotaanyar dan istrinya terpapar Covid-19, bahkan sang istri meninggal dunia.

Dandim Probolinggo 0820, Letkol Inf Imam Wibowo menjelaskan, Danramil Kotaanyar Kapten Inf Asmawi beserta istrinya Hartatik Asmawi diketahui terkonfirmasi positif Covid-19, pada pekan lalu.

Keduanya sempat dirawat di RS Wonolangan Dringu sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tongas. Lalu pada Minggu (23/8/2020), istri danramil meninggal saat menjalani isolasi di rumah sakit rujukan Covid-19 tersebut.

Dikatakan Dandim, istri Danramil Kotaanyar meninggal sekitar pukul 12.55 WIB. Kemudian jenazahnya langsung dibawa ke rumah duka di Pasuruan untuk dikebumikan dengan protokol pasien Covid-19.

“Permintaan dari pihak keluarga mau dikebumikan di Pasuruan, jenazahnya dibawa kemarin sekitar pukul 17.00 WIB. Dia (Istri Danramil) juga memiliki riwayat sakit comorbid pneumonia dan diabetes,” kata Dandim, Senin (24/8/2020).

Saat ini, lanjut Dandim, Danramil Kotaanyar masih dirawat di RSUD Tongas. Kondisinya, menurutnya, sudah mulai membaik dibandingkan sebelumnya.

“Keluarga besar Kodim 0820 Probolinggo turut berbelasungkawa, semoga istri Danramil Kotaanyar diterima seluruh amal baiknya dan diampuni segala dosanya,” harap Dandim.

Sebagai antisipasi, sambung Dandim, pihaknyapun sudah melakukan tracing dan rapid test massal kepada anggota Koramil Kotanyar. Hasilnya, seluruh anggota Koramil Kotaanyar dinyatakan non reaktif.

“Alhamdulillah hasilnya non reaktif, karena jauh hari sebelum Danramil dinyatakan positif, sudah tidak ke Kotaanyar lagi atau tidak memiliki kontak erat lagi,” ujar dia.

Selain itu, ia menambahkan, pihaknya juga melakukan tracing kepada anggota keluarga Danramil Kotanyar. “Hanya menantu dan anaknya yang disarankan menjalani isolasi, karena sempat kontak erat saat menjagan danramil di RS Wonongalang,” tandas Dandim. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kasus Campak Melonjak di Jember, Pencegahan Terhambat Imunisasi

29 Agustus 2025 - 14:18 WIB

Sebanyak 1.320 Kasus TBC di Lumajang, Anak dan Usia Produktif Paling Rentan

12 Agustus 2025 - 14:42 WIB

RSUD Lumajang Ungkap Fakta Meningkatnya Kasus Gangguan THT

8 Agustus 2025 - 17:23 WIB

Ratusan Warga Jember Ikuti Operasi Katarak Gratis, Lansia Prioritas

5 Agustus 2025 - 22:49 WIB

Waspada! Pasien Sakit Musiman di Jember Melonjak Gara-gara Anomali Cuaca

5 Agustus 2025 - 19:12 WIB

Capaian Cek Kesehatan Gratis Lumajang Baru 12,7 Persen, Tantangan Edukasi Masih Besar

27 Juli 2025 - 11:24 WIB

Gandeng UJ, Pemkab Lumajang Operasi Gratis Bibir Sumbing

13 Juli 2025 - 16:27 WIB

Canangkan Zero Kusta, Pemkab Probolinggo Gandeng Organisasi Pemerhati Kusta Internasional

9 Juli 2025 - 19:37 WIB

Kasus Kusta Indonesia Masuk 3 Besar Dunia, The Nippon Foundation Turun Tangan

9 Juli 2025 - 19:09 WIB

Trending di Internasional