Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Meluas, Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Bertindak Tegas Mahasiswa Jember Turun Jalan, Desak Presiden Prabowo Copot Kapolri Berawal dari Bakar Sampah, Warung di Kota Probolinggo Ludes Terbakar Begal Bersenjata Celurit Gasak Motor di Winongan Pasuruan Kabar Gembira! Probolinggo Segera Buka Rute Pelayaran Langsung ke Lombok Gerakan Solidaritas untuk Affan Kurniawan, Penegakan Keadilan hingga Salat Ghaib

Lingkungan · 27 Jun 2020 12:29 WIB

Sampah Penuhi Sungai di Blok Tajungan Mayangan


					Sampah Penuhi Sungai di Blok Tajungan Mayangan Perbesar

MAYANGAN-PANTURA7.com, Kesadaran sebagian masyarakat di Kota Probolinggo untuk membuang sampah pada tempatnya masih kurang. Terbukti, terlihat banyak onggokan sampah berserakan di sungai di Blok Tajungan di sebelah timur Terminal Kargo, Mayangan.

Sampah berupa plastik banyak terlihat memenuhi kawasan muara Kali Banger itu. Diduga onggokan sampah itu berasal dari permukiman setempat, juga dari dari daerah “atas” (kawasan selatan).

Sejumlah warga yang melintasi sungai yang dipenuhi sampah itu tampak mengeluh. Selain kotor, timbunan sampah menimbulkan bau tidak sedap.

“Jika sampah itu berdekatan dengan tempat berjualan, maka banyak lalat yang hinggap pada makanan yang dijual tersebut, sehingga akan membuat orang yang membeli makanan tersebut mengalami sakit perut,” kata Hari, Sabtu (27/6/2020).

Warga Kecamatan Dringu yang sedang melintas itu khawatir jika musim penghujan, timbunan sampah di badan sungai itu memicu banjir.

Sementara Kepala DLH Kota Probolinggo, Rachmadeta Antariksa mengatakan, sebagai masyarakat seharusnya lebih peduli terhadap kebersihan lingkungannya. “Termasuk di antaranya tidak membuang sampah sembarang ke badan sungai,” katanya.

Yang terjadi selama ini, kata Deta, panggilan akrab Rachmadeta Antariksa, warga yang suka membuang sampah di sungai, tidak ikut aksi bersih-bersih sungai. Akibatnya, timbunan sampah selalu muncul di badan sungai tanpa ada habisnya.

Bahkan Deta menyayangkan, masih ada warga yang membuang perabotan rumah tangga yang rusak ke badan sungai. Badan sungai dengan cepat tersumbat. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Perkuat Jalur Gumitir, Pemasangan Beronjong di Tikungan Khokap Dikebut

27 Agustus 2025 - 03:35 WIB

Cuaca Ekstrem, BPBD Lumajang Ingatkan Hindari Kawasan Rawan Longsor dan Banjir

21 Agustus 2025 - 20:20 WIB

TRC dan Loader Dikerahkan, BPBD Lumajang Buka Akses Jalan Tertimbun Longsor

20 Agustus 2025 - 14:16 WIB

Jelang Perayaan HUT Kemerdekaan RI, Warga Protes Kerusakan Hutan di Kawasan Proyek Tol Probowangi

16 Agustus 2025 - 19:55 WIB

Ingat! Mulai 10 Agustus 2025, Pasar Minggu Kota Probolinggo Pindah ke Jalan Suroyo

8 Agustus 2025 - 19:52 WIB

Portal Jalan Tambakrejo–Lumbang Ditata Ulang, Mobil Damkar Jadi Tolak Ukur

2 Agustus 2025 - 18:04 WIB

Jalur Lumajang-Malang via Piket Nol Tertutup Longsor di Enam Titik

31 Juli 2025 - 19:36 WIB

Cuaca Ekstrem, BPBD Lumajang Imbau Penambang Waspada Banjir di Aliran Sungai Semeru

31 Juli 2025 - 16:05 WIB

Bakal Dipercantik, Alun-alun Kota Probolinggo Ditutup 5 Bulan

30 Juli 2025 - 16:31 WIB

Trending di Lingkungan