Probolinggo,- Sepekan menjelang Hari Raya Idul Adha, pedagang hewan kurban dadakan mulai bermunculan di Kota Probolinggo.
Menurut para pedagang, harga jual hewan kurban tahun ini tidak jauh berbeda dibandingkan Idul Adha tahun lalu, dengan harga tertinggi mencapai Rp5 juta per ekor.
Kemunculan pedagang hewan kurban ini sudah dimulai sejak awal Mei 2026. Para pedagang tersebar di hampir seluruh wilayah Kota Probolinggo.
Rata-rata mereka menjual domba dan kambing karena menjadi hewan yang paling banyak disembelih saat Idul Adha tiba.
Salah satu pedagang hewan kurban, Rini Arista (28), mengatakan bahwa harga domba maupun kambing yang dijual berkisar antara Rp2 juta hingga Rp5 juta, tergantung ukuran hewan.
Menjelang Idul Adha, sambung pedagang asal Kelurahan Jrebeng Lor, Kecamatan Kedopok ini, penjualan juga mulai meningkat dan banyak hewan yang sudah terjual.
“Terhitung sejak akhir April saya mulai berjualan hingga menjelang Idul Adha. Saat ini sudah 40 ekor domba terjual, namun rata-rata masih dititipkan di tempat saya dan belum diambil pemiliknya,” kata Rini, Rabu (20/5/26).
Pedagang hewan kurban yang berjualan di Jalan Priksan, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, itu mengaku penjualan tahun ini diperkirakan tidak jauh berbeda dengan tahun lalu, yakni sekitar 80 ekor.
Ia bersyukur, hewan kurban yang dijualnya tahun ini merupakan hasil kulakan sendiri, bukan titipan milik orang lain. Sehingga hasil penjualan tidak dipotong lagi.
“Mudah-mudahan penjualan hewan kurban tahun ini minimal sama seperti tahun kemarin dengan 80 ekor terjual, syukur-syukur bisa lebih,” imbuh Rini.
Hal senada disampaikan pedagang Khoirul Anam, yang berjualan di Jalan Abdurahman Wahid, Kelurahan Pilang. Menurutnya, harga domba yang dijual tahun ini juga tidak jauh berbeda dibandingkan tahun lalu, dengan harga tertinggi sekitar Rp5 juta.
“Untuk harga termurah yang saya jual Rp1,7 juta dan termahal mencapai Rp5 juta, tergantung ukuran domba,” beber pria asal Kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan ini.
Pada Idul Adha tahun ini, Khoirul Anam menyiapkan 28 ekor domba untuk dijual. Sebagian merupakan hasil kulakan sendiri dan sebagian lainnya merupakan titipan dari orang lain.
“Sejak mulai berjualan, sudah 10 ekor domba terjual. Mudah-mudahan penjualan tahun ini setidaknya sama dengan tahun kemarin yang mencapai 45 ekor,” imbuhnya. (*)













