Jember,- Lonjakan penumpang kereta api terjadi di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember sepanjang akhir pekan terakhir Maret 2026.
Dalam kurun waktu tiga hari terakhir, total penumpang yang dilayani Daop 9 Jember mencapai 74.701 orang.
Angka tersebut tercatat selama periode Jumat (27/3/26) hingga Minggu (29/3/26), sekaligus menunjukkan peningkatan 22 persen dibandingkan akhir pekan sebelumnya yang mencapai 61.419 penumpang.
Pada puncak akhir pekan, Minggu (29/3/26), volume perjalanan juga terbilang tinggi.
Sebanyak 12.132 penumpang berangkat dari sejumlah stasiun di wilayah Daop 9 Jember, sementara 11.675 penumpang tercatat tiba.
Selama masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Daop 9 Jember mencatat total 226.305 penumpang berangkat dan 223.325 penumpang datang di seluruh wilayah operasionalnya.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menyebut lonjakan ini menjadi indikator kuat tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.
“Lonjakan ini menunjukkan kereta api masih menjadi pilihan utama masyarakat karena faktor keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu,” ujarnya.
Meski terjadi peningkatan signifikan, ketersediaan tiket masih cukup hingga 1 April 2026.
Sejumlah kereta masih menyediakan kursi, di antaranya KA Mutiara Timur sebanyak 2.007 tempat duduk, KA Mutiara Timur Tambahan 2.192 tempat duduk, serta KA Ijen Ekspres sebanyak 1.009 tempat duduk.
KAI mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan memesan tiket melalui kanal resmi.
Penumpang juga diminta mematuhi jadwal keberangkatan, menjaga barang bawaan, serta mengikuti aturan di stasiun dan selama perjalanan demi kenyamanan bersama. (*)













