Pasuruan, – Belakangan ini pembicaraan soal “super flu” memang bikin khawatir, tapi warga Kota Pasuruan bisa sedikit bernapas lega. Dinas Kesehatan Kota Pasuruan memastikan kalau sampai detik ini, belum ditemukan satu pun kasus super tersebut di wilayah kota.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, Shierly Marlena menegaskan, pihaknya belum menerima laporan resmi maupun temuan medis terkait kasus tersebut.

“Sampai hari ini tidak ada data resmi yang menyebutkan adanya kasus super flu di Kota Pasuruan,” ujarnya.

Meski begitu, Shierly mengingatkan masyarakat tetap mengenali gejala awal flu berat. Gejala biasanya dimulai dengan demam tinggi secara mendadak, batuk, sakit tenggorokan, pilek, nyeri otot dan sendi, sakit kepala, hingga tubuh terasa sangat lemas.

“Sebagian penderita juga mengalami menggigil dan rasa tidak nyaman pada badan,” jelasnya.

Super flu disebabkan virus influenza A varian H3N2 subclade K yang mengalami mutasi.

“Varian ini penularannya lebih cepat dan gejalanya bisa terasa lebih berat dibanding flu biasa,” tambah Shierly.

Bagi masyarakat yang merasakan gejala tersebut, langkah awal yang disarankan adalah istirahat cukup, memperbanyak minum cairan, dan melakukan isolasi mandiri di rumah.

Gunakan masker, rajin cuci tangan, dan konsumsi obat pereda gejala seperti parasetamol sesuai kebutuhan.

“Jika kondisi memburuk, segera periksa ke fasilitas kesehatan,” imbuh Shierly.

Dinas Kesehatan juga mengimbau warga untuk tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), termasuk menjaga kebersihan tangan, memakai masker di kerumunan atau saat sakit, serta menjaga daya tahan tubuh dengan istirahat cukup dan gizi seimbang.

“Tidak perlu panik, tapi tetap waspada dan jaga kesehatan,” pungkas Shierly. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.