Lumajang,- Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lumajang, Mustaqim, memaparkan rencana aksi strategis yang menekankan pentingnya peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dalam meningkatkan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI).
Paparan ini disampaikan Mustaqim dalam forum Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan VIII Tahun 2025 yang diselenggarakan di BPSDM Provinsi Jawa Timur, Selasa (9/9/25).
Menurut Mustaqim, literasi digital menjadi kebutuhan mendesak di tengah derasnya arus informasi saat ini. KIM dinilai sebagai garda terdepan dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, serta menjadi agen edukasi informasi yang benar dan bermanfaat.
“Komunikasi dan informasi adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Tanpa komunikasi, informasi tak tersampaikan. Tanpa informasi, komunikasi kehilangan maknanya,” katanya.
Ia menjelaskan, di era digital masyarakat harus cerdas memilah informasi. Apalagi ditengah ramainya fenomena ‘post truth’, dimana fakta objektif menjadi kurang berpengaruh dalam membentuk opini publik dibandingkan dengan emosi dan keyakinan pribadi.
“Informasi yang tepat dapat menjadi dasar pengambilan keputusan yang berkualitas, sementara informasi yang salah justru bisa memicu kesalahpahaman bahkan konflik,” bebernya.
Disisi lain, rencana aksi yang dipresentasikan oleh Kabid Informasi Publik Diskominfo Lumajang mendapat apresiasi dari tim penguji.
Pasalnya, pendekatan yang digunakan dinilai sangat partisipatif karena melibatkan langsung masyarakat dalam perubahan tersebut.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan apresiasi karena melibatkan masyarakat. Ini bukan hanya projek perubahan birokrasi, tapi untuk kemanfaatan bersama,” Mustaqim memungkasi. (*)
Editor: Mohammad S
Publisher: Keyra












