Menu

Mode Gelap
Unjuk Rasa Meluas, Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Bertindak Tegas Mahasiswa Jember Turun Jalan, Desak Presiden Prabowo Copot Kapolri Berawal dari Bakar Sampah, Warung di Kota Probolinggo Ludes Terbakar Begal Bersenjata Celurit Gasak Motor di Winongan Pasuruan Kabar Gembira! Probolinggo Segera Buka Rute Pelayaran Langsung ke Lombok Gerakan Solidaritas untuk Affan Kurniawan, Penegakan Keadilan hingga Salat Ghaib

Pemerintahan · 3 Jul 2025 17:40 WIB

Dilantik di Tengah Tahun Anggaran, Bupati Lumajang Tetap Penuhi Janji Politiknya


					Istimewa Perbesar

Istimewa

Lumajang, – Meski dilantik pada tahun anggaran berjalan, Bupati Lumajang, Indah Amperawati bersama Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma menunjukkan, komitmen kuat untuk mulai merealisasikan sebagian janji politik yang mereka bawakan saat kampanye. Hingga pertengahan tahun ini, setidaknya sembilan janji politik diklaim telah mulai dilaksanakan.

Langkah awal diwujudkan dengan melakukan sinkronisasi dan penyesuaian terhadap dokumen perencanaan daerah, termasuk perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025, Rencana SKPD, serta KUA-PPAS dan APBD Tahun 2025.

“Dalam kesempatan perubahan anggaran ini, kami memasukkan sejumlah janji politik yang bisa mulai direalisasikan tahun ini. Sisanya akan dilaksanakan secara bertahap mulai 2026 dan tahun-tahun berikutnya,” kata Bupati Lumajang yang akrab disapa Bunda Indah, Kamis (3/7/25).

Beberapa program prioritas yang sudah bisa dilaksanakan tahun ini antara lain pelayanan kesehatan gratis dan persalinan gratis di fasilitas kesehatan milik Pemkab Lumajang, peningkatan dana operasional posyandu, serta peremajaan 30 unit ambulans desa.

Bupati menjelaskan, pendanaan untuk program-program tersebut berasal dari anggaran yang telah tersedia serta pemanfaatan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) Tahun 2024. Hal ini menjadi bukti bahwa komitmen politik bisa tetap dijalankan dengan perencanaan dan penyesuaian yang matang, meskipun waktu pelaksanaannya terbatas.

“Meski tahun ini kami juga mengalami efisiensi anggaran yang cukup besar, kami tetap optimistis bahwa satu per satu persoalan di Lumajang bisa diselesaikan secara bertahap. Tidak hanya infrastruktur, tapi juga persoalan pendidikan, kesehatan, pertanian, pariwisata, dan sektor-sektor lainnya,” lanjutnya.

Ia menegaskan, arah pembangunan daerah tetap diselaraskan dengan agenda pembangunan di tingkat provinsi maupun nasional melalui proses sinkronisasi yang menyeluruh.

Komitmen untuk menjaga kesinambungan dan integrasi perencanaan inilah yang menjadi landasan Pemkab Lumajang dalam menyusun kebijakan, bahkan dalam masa transisi pemerintahan.

“Kuncinya ada pada niat dan komitmen. Kami tidak ingin menunggu, tetapi langsung bekerja untuk masyarakat,” pungkasnya. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan

29 Agustus 2025 - 20:51 WIB

Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

29 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Pemkot Probolinggo Usulkan 1.877 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Tunggu Restu Kemenpan RB

27 Agustus 2025 - 14:34 WIB

Bunda Indah Ingatkan ASN Lumajang untuk Adaptif Hadapi Era Digital

26 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Polemik Alihfungsi Gedung Kesenian, Wali Kota Probolinggo Terbuka Dialog dengan Pelaku Seni

26 Agustus 2025 - 07:44 WIB

LSM Diduga Peras Kades di Lumajang, Bupati Tidak Akan Ditoleransi

25 Agustus 2025 - 17:53 WIB

Trending di Pemerintahan