Menu

Mode Gelap
Komdigi Siapkan Aturan Perlindungan Anak di Internet, Jajaki Kerjasama dengan Google Bisnis Menggiurkan! Budidaya Ikan Kerapu Keramba Menjamur di Pulau Gili Ketapang Kasus Pembunuhan Bocah 6 Tahun di Jember, Keluarga Pelaku Ngaku Terkejut Dana Desa di Lumajang Harus Dukung Program Ketahanan Pangan Kreatifitas Difabel Pertuni Probolinggo, Rajut Kain Perca jadi Keset Bernilai Jual Tinggi Rendang, Komoditas Ekspor yang Bakal Jadi Warisan Dunia

Pendidikan · 8 Agu 2024 20:55 WIB

Bahayakan Siswa, DPRD Kabupaten Probolinggo Kecam Pembiaran Kerusakan SDN Bimo 


					RUSAK: Kepala SDN Bimo menunjukkan kondisi atap sekolah yang rusak. (foto: Ali Ya'lu). Perbesar

RUSAK: Kepala SDN Bimo menunjukkan kondisi atap sekolah yang rusak. (foto: Ali Ya'lu).

Probolinggo,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Probolinggo menyoroti kerusakan gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bimo. Apalagi kerusakannya sudah terjadi sejak sekitar dua tahun lalu.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo, Oka Mahendra Jati Kusuma menilai, kerusakan yang terjadi di SDN Bimo sudah parah. Bahkan, hal itu menurutnya bisa membahayakan siswa.

“Saya belum mengecek langsung, tapi berdasarkan foto yang beredar, bukan hanya rusak, tapi juga bisa membahayakan siswa, kelasnya kan masih digunakan belajar,” kata Oka, Kamis (8/8/2024).

Ia menyebut, dengan kondisi bangunan yang rusak itu, sudah seharuanya pemerintah segera melakukan perbaikan. Agar aktivitas kegiatan belajar – mengajar (KBM) bisa berlajan nyaman tanpa kekhawatiran gedung sekolah akan roboh.

“Kebetulan di minggu-minggu ini kami akan membahas anggaran perubahan. Sehingga, jika tidak masuk dianggaran 2024 itu bisa dimasukkan. Tapi kalau sudah masuk, kami akan dorong agar segera diperbaiki,” ucapnya.

Oka juga menyebut, pihaknya selalu terbuka untuk menerima informasi terkait kerusakan lembaga pendidikan yang ada di Kabupaten Probolinggo.

Sehingga, pihaknya bisa mendorong agar pemerintah bisa segera merespon dengan perbaikan.

“Bukan hanya di SD Bimo, barangkali ada SD-SD lain yang seperti itu harus diperbaiki. Jangan sampai bergerak setelah ada korban,” papar dia.

Sebelumnya, Kabid Pembinaan SD pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo, Sri Agus Indaryati mengatakan, SDN Bimo memang sudah masuk dalam data untuk direhab tahun 2024.

Namun, pelaksaannya belum dapat dipastikan. “Masih proses di e-catalog. Kalau e-catalog-nya lancar, maka segera kami perbaiki,” klaim Agus. (*)

 

 


Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tanggap Bencana, Mahasiswa UNZAH Tanam Vetiver Akar Wangi di Lereng Argopuro

8 Februari 2025 - 22:56 WIB

Dinilai Inovatif, Kedutaan Australia dan Kemendikdasmen Tinjau Penerapan Kelas Rangkap di Lereng Bromo

7 Februari 2025 - 07:56 WIB

Tenaga Guru di Lumajang Bakal Diberhentikan Secara Permanen

6 Februari 2025 - 16:35 WIB

Pemkot Probolinggo Bolehkan ‘Outing Class’, Namun dengan Syarat Begini

1 Februari 2025 - 12:49 WIB

Pemkab Probolinggo Larang ‘Outing Class’, Segera Sebar Surat Edaran

30 Januari 2025 - 18:33 WIB

Ada SEB, Libur Sekolah Sebulan Penuh selama Ramadhan Dibatalkan

27 Januari 2025 - 16:28 WIB

Siap-siap! Makan Bergizi Gratis di Kota Probolinggo Bakal Sasar 30 Ribu Siswa

13 Januari 2025 - 17:43 WIB

Sebanyak 1.739 Siswa di Lumajang Putus Sekolah

14 November 2024 - 16:25 WIB

Cegah Terulangnya Kasus Supriyani, Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan Siap Dampingi Guru

5 November 2024 - 16:14 WIB

Trending di Pendidikan