Menu

Mode Gelap
Partai Gerindra Tunjuk Rusdi Sutejo jadi Bacabup di Pilkada Pasuruan Korban Pembacokan di Tongas Bantah Goda Istri Pelaku SD Negeri di Lumajang Kekurangan Murid, Kok Bisa? KPU Gunakan PKPU 8 Tahun 2024 untuk Pilkada Kabupaten Probolinggo Stok Menipis, Harga Cabai Rawit di Kota Probolinggo Tembus Rp100 Ribu Kapok! Dua Spesialis Maling Pikap di Pasuruan Diringkus Polisi

Olahraga · 16 Jun 2024 14:13 WIB

Seru! Ratusan Atlet Ramaikan Kejurda Open Water Swimming di PPP Mayangan


					KEJURDA: Ratusan atlet peserta OWS saat berlomba di PPP Mayangan Kota Probolinggo. (foto: Hafiz Rozani). Perbesar

KEJURDA: Ratusan atlet peserta OWS saat berlomba di PPP Mayangan Kota Probolinggo. (foto: Hafiz Rozani).

Probolinggo,- Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan, Kota Probolinggo menjadi venue Kejuaraan Daerah (Kejurda) Open Water Swimming (OWS). Kejurda selama dua hari ini digelar sebagai ajang unjuk kebolehan para atlet akuatik Jawa Timur.

Adapun nomor yang diperlombakan dalam kejurda ini, 5.000 meter, 3.000 meter, 800 meter, dan estafet. Keempat kelas tersebut juga terbagi menjadi dua kategori, putra dan putri.

Kemudian dari nomor tersebut juga terbagi menjadi dua kelas yakni, di bawah 14 tahun dan di atas 14 tahun. Kejurda diikuti 174 atlet dari seluruh Jatim.

Wakil Ketua 2 Akuatik Pemprov Jawa Timur, Subroto mengatakan, Kejurda ini telah digelar tiga kali. Kejurda ketiga tahun ini digelar di Kota Probolinggo dengan dua kelas yakni, di bawah 14 tahun, dan di atas 14 tahun.

“Dipilihnya Kota Probolinggo, selain adanya kerjasama dengan Forkopimda Kota Probolinggo, juga kondisi laut cenderung tenang, tidak begitu dalam, serta tidak adanya lalu lalang kapal,” ujar Subroto, Minggu (16/6/24).

SERU: Para atlet yang mengikuti Kejurda Open Water Swimming sedang adu cepat di Pantai Mayangan Kota Probolinggo. (foto: Hafiz Rozani).

Kejurda ini tak hanya diikuti oleh perenang pemula, juga diikuti perenang profesional. Di antranya atlet renang yang tersebar di Jawa Timur, salah satunya atlet renang berusi 19 tahun, Izzy Dwifaiva Hefrisyanthi.

Atlet asal Kabupaten Malang ini menyebut, tantangan mengikuti kejurda di Kota Probolinggo adalah terik matahari.

Ini karena untuk kategori putri baru mulai pada pukul 07.30 WIB. Terlepas dari itu, ombak tidak terlalu tinggi dan juga tidak terlalu dalam.

“Selama terjun lomba, masih bisa dinikmati karena ombak tidak terlalu tinggi. Di kejurda kali ini, saya terjun di dua kelas yakni 5.000 meter, dan 3.000 meter,” kata Izzy.

Lantaran venue kondisi perairannya cukup bagus, maka dipastikan Kota Probolinggo bisa dijadikan salah satu venue Open Water Swimming ke depannya.

“Selama terjun sebagai atlet renang, prestasi yang pernah saya torehkan yakni, medali perunggu 400 meter gaya bebas di PON Papua dan medali perunggu nomor 800 meter dan 1.500 gaya bebas di gelaran Turki Islamic Solidarity,” ungkap dia. (*)

 

 


Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Haliza


 

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Seru! Seratusan Atlet Ramaikan Mahameru Open BMX Racing 2024 di Lumajang

24 Juni 2024 - 22:59 WIB

Dibekuk Persikas Subang 1-0, Mimpi Persekabpas Naik Kasta ke Liga 2 Pupus

4 Juni 2024 - 00:14 WIB

Duh! Akses Menuju Sirkuit BMX Selokambang Lumajang Memprihatinkan

3 Juni 2024 - 22:18 WIB

Sikat Adhyaksa Farmel FC 2-1, Persekabpas Jaga Peluang Lolos ke Liga 2

1 Juni 2024 - 23:23 WIB

Bakal Habis-habisan di Grup 1 Babak 8 Besar Liga 3 Nasional, Begini Persiapan Persekabpas

27 Mei 2024 - 18:15 WIB

Trending di Olahraga