Menu

Mode Gelap
Hari Buruh Internasional, Mahasiswa dan Pekerja Lurug Gedung DPRD Jember Futsal Gagal Melenggang, KONI Kota Probolinggo Sisakan 32 Cabor di Porprov Jatim 2025 Kuota Haji Lumajang 2025 Menurun Peringati Hari Buruh, Pemkab Probolinggo Ajak Serikat Pekerja dan Pengusaha Perkuat Kolaborasi Batik dan Bordir Lumajang Unjuk Pesona di Ajang Batik Bordir Aksesoris Fair 2025 Kemenag Lumajang Prioritaskan Keselamatan dan Kenyamanan Jamaah Haji Lansia

Nasional · 30 Sep 2023 22:32 WIB

4,8 Juta Warga Indonesia jadi PMI, 105,9 Ribu Kena Deportasi


					PEDULI PMI: Kepala BP2MI, Benny Ramdhani, saat memberikan sosialisasi tentang PMI di Ponpes Metal Rejoso, Pasuruan. (foto: Moh. Rois) Perbesar

PEDULI PMI: Kepala BP2MI, Benny Ramdhani, saat memberikan sosialisasi tentang PMI di Ponpes Metal Rejoso, Pasuruan. (foto: Moh. Rois)

Pasuruan,- Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Ramdhani, mengunjungi Pondok Pesantren Metal Muslim Al Hidayat di Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (30/9/2023) petang. Kunjungan ini dilakukan untuk sosialisasi tentang pencegahan tindak pidana perdagangan orang yang dapat merugikan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Dalam sambutannya di hadapan sejumlah undangan, yang mayoritas adalah ibu-ibu, Benny menyampaikan bahwa Jawa Timur telah menjadi provinsi kedua tertinggi di tanah air dalam kontribusi pekerja migran ke luar negeri.

“Jawa Timur telah menjadi provinsi kedua tertinggi dalam kontribusi pekerja migran ke luar negeri,” kata Benny Ramdhani.

Para pekerja migran ini juga berperan penting dalam menyumbangkan devisa negara, dengan total sekitar Rp 159,6 triliun selama satu tahun.

Namun, di sisi lain, PMI masih sering dihadapkan dengan profesi yang dianggap memiliki martabat rendah, terutama para pekerja migran ilegal yang rentan mengalami pelanggaran hak asasi manusia, mulai dari risiko kekerasan fisik, seksual, psikis, hingga ketidakbayaran atau penjualan oleh majikan di luar negeri.

Untuk mengatasi masalah ini, BP2MI aktif melakukan sosialisasi dan mendorong peran serta pemerintah daerah. Benny menekankan bahwa dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017, peran serta pemerintah daerah sudah diatur dengan rinci, mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, kota, hingga tingkat desa.

“Peran serta pemerintah daerah sangat penting dalam menyediakan sosialisasi kepada masyarakat, memberikan edukasi, dan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan serta kemampuan kerja para pekerja migran,” tambah Benny.

Pengasuh Pondok Pesantren Metal Muslim Al Hidayat, KH Nurkholis Al Maulani, menyambut baik sosialisasi ini dan berkomitmen untuk mendukung peningkatan mutu dan kualitas para pekerja migran, terutama di wilayah Pasuruan.

“Pondok Pesantren Metal juga berencana untuk menyediakan fasilitas edukasi bagi masyarakat yang tertarik menjadi pekerja migran, memberikan informasi tentang cara menjadi pekerja migran profesional dan legal, serta menyelenggarakan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan calon pekerja migran,” jelasnya.

Berdasarkan data BP2MI, jumlah pekerja migran Indonesia di luar negeri saat ini mencapai lebih dari 4,8 juta jiwa, dengan Jawa Timur menjadi provinsi terbanyak kedua di Indonesia.

Selama tiga tahun terakhir, BP2MI mencatat lebih dari 105,9 ribu pekerja migran yang dideportasi, 2.336 pekerja migran yang meninggal di luar negeri, dan 3.602 pekerja migran yang dipulangkan dengan kondisi cacat fisik maupun psikis. (*)

 

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Moch. Rochim

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Batik dan Bordir Lumajang Unjuk Pesona di Ajang Batik Bordir Aksesoris Fair 2025

1 Mei 2025 - 16:06 WIB

Tiga Terdakwa Ganja Divonis 20 Tahun Penjara

30 April 2025 - 09:46 WIB

Bromo Marathon Kembali Digelar pada September 2025, Ratusan Peserta Sudah Mendaftar

26 April 2025 - 16:21 WIB

AMSI Jatim Gelar Rakerwil, Bahas Inovasi Bisnis Media dan Keamanan Serangan Siber

24 April 2025 - 12:08 WIB

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Gus Hilman Dicurhati soal Infrastruktur hingga Pelajar Putus Sekolah

21 April 2025 - 19:17 WIB

Kebijakan soal Pajak ‘Dikuliti’, Gubernur Khofifah Beberkan Prinsip Keadilan Fiskal

19 April 2025 - 16:29 WIB

Lahan untuk Program 3 Juta Rumah di Lumajang Belum Terpetakan

14 April 2025 - 14:03 WIB

Berpacu dengan Waktu, Pemkot Probolinggo Targetkan Gelar Sekolah Rakyat Tahun ini

8 April 2025 - 18:47 WIB

Takjubnya Ahmad Dhani saat Kunjungi Jembatan Kaca Bromo, Sebut ‘Prototipe’ Surga

7 April 2025 - 22:21 WIB

Trending di Nasional