Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Peristiwa · 26 Feb 2023 16:39 WIB

Hujan Deras, Jalur Curah Kobokan Lumajang Kian Berbahaya 


					Tangkapan layar video akses Curah Kobokan Lumajang. Perbesar

Tangkapan layar video akses Curah Kobokan Lumajang.

Lumajang,- Hujan deras yang mengguyur wilayah Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Sabtu sore (25/2/23), membuat jalur Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo tak bisa dilalui.

Penyebabnya, akses dari Kabupaten Lumajang menuju Kabupaten Malang itu tertutup aliran lahar hujan Gunung Semeru.

Pantauan PANTURA7.com, hingga Minggu (26/2/23), pukul 11.25 WIB, jalur tersebut masih belum bisa dilewati. Penyebabnya, akses tersebut masih dalam perbaikan.

Kepala BPBD Kabupaten Lumajang Patria Dwi mengatakan, saat ini perbaikan tengah dilakukan. Namun katanya, perbaikan sudah hampir rampung dalam waktu tak sampai satu jam.

“Perbaikan hampir selesai, sekitar 30 menit untuk roda dua diperkenankan melintas, numun tetap harus berhati-hati, sebab jalannya sangat licin,” kata Dwi Patria.

Saat ini, dua alat berat tengah melakukan perbaikan jalan. Sementara kendaraan roda dua maupun roda empat, harus menunggu hingga proses pengerjaan selesai.

“Meski begitu, untuk para pengguna jalan baik roda dua maupun roda empat diharapkan bersabar dulu hingga proses pengerjaan selesai,” jelasnya.

Untuk diketahui, Jalur Curah Kobokan adalah jalur alternatif pengendara baik dari Lumajang ke Malang Selatan. Di jalur yang tidak biasa ini kendaraan harus menyeberangi aliran lahar dingin.

Kendaraan harus melalui jalan berpasir dan dua sungai. Yakni Besuk Kobokan dan Besuk Lanang. Setiap kali banjir lahar dingin mengalir deras usai hujan atau erupsi, jalur ini seringkali ditutup.(*) 

 

Editor: Mohamad S

Publisher: Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Baru Pandaan Akan Direlokasi

29 Agustus 2025 - 17:38 WIB

Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa

29 Agustus 2025 - 15:45 WIB

Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan

29 Agustus 2025 - 14:59 WIB

Kebakaran Landa Pasar Baru Pandaan, Puluhan Lapak Terbakar

29 Agustus 2025 - 04:45 WIB

Truk Muat 10 Ton Beras Tergelincir ke Sungai Bondoyudo Lumajang

28 Agustus 2025 - 18:33 WIB

DPO Curanmor Korban Ledakan Bondet di Pasrepan Meninggal Dunia

27 Agustus 2025 - 16:18 WIB

Gudang Mebel di Pasuruan Hangus, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta

26 Agustus 2025 - 14:52 WIB

Bakar-bakar Sampah Hanguskan Kandang, 4 Ekor Kambing Mati Terpanggang

24 Agustus 2025 - 19:37 WIB

Terlindas Truk Tebu, Pemotor di Jalur Pantura Pajarakan Tewas

24 Agustus 2025 - 16:12 WIB

Trending di Peristiwa