Kerap Macet, Jalur Alternatif Curah Kobokan Lumajang Dilebarkan

Lumajang,- Warga yang hendak menyeberangi aliran sungai Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kabupaten Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, harus bersabar. Pasalnya, jalur alternatif antar kecamatan itu kini sedang diperlebar.

Pantauan PANTURA7.com, Sabtu (12/11/2022), jalur di aliran lahar Gunung Semeru itu diperlebar. Dampaknya, sejumlah pengguna jalanbyabg hendak melintas, harus bergantian melintas.

Relawan keamanan di jalur Curah Kobokan, Musleh mengatakan, hari ini jalur penghubung Lumajang – Malang via Curah Kobokan masih dilebarkan. Pelebaran jalan menggunakan alat berat.

“Untuk sementara ini, akses jalan masih bisa dilalui, tapi masih dengan sistem buka tutup,” kata Musleh.

Bagi warga yang hendak melintas dijalur Curah Kobokan, jelasnya, harus bersabar. Bahkan warga yang mau melintas, harus rela mengantri demi kelancaran proses pengerjaan pelebaran jalan.

“Masyarakat yang mau melintas harus tetap antri demi kelancaran proses pengerjaan pelebaran jalan ini,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang pengguna jalan Yaman Sukmana menyampaikan, sejak pukul 12.00 WIB siang tadi, dirinya mengantri untuk bisa melintasi jalur Curah Kobokan.

“Kurang lebihnya saya sudah setengah jam mengantri,” ucap dia.

Diketahui, jalur Curah Kobokan dilebarkan karena diwaktu tertentu sering terjadi kemacetan. Jalan ini menjadi jalur alternatif pasca Piket Nol atau Jembatan Geladak Perak di KM 56 ambrol pasca jalannya ambles. (*)

 

Editor: Efendi Muhammad

Publisher: Zainul Hasan R

Baca Juga  Jabat Kapolres Probolinggo, AKBP Ferdy Irawan; Saya Akan Sempurnakan Program Kapolres Lama

Baca Juga

Sesak Napas, 2 Korban Erupsi Gunung Semeru Dilarikan ke RS 

Lumajang,- Dua korban erupsi Gunung Semeru asal Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang dilarikan ke …