Menu

Mode Gelap
Tiga Truk Kayu Lolos dari Hutan, Ilegal Logging Diduga Sudah Berulang Kebakaran Landa Pasar Baru Pandaan, Puluhan Lapak Terbakar Perbaikan Tuntas, Jalur Krucil – Tambelang Probolinggo Kini Mulus Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja? BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi Truk Muat 10 Ton Beras Tergelincir ke Sungai Bondoyudo Lumajang

Hukum & Kriminal · 26 Jan 2022 16:23 WIB

Polisi Sebut Komplotan Curanmor di Kraksaan Punya Informan


					Polisi Sebut Komplotan Curanmor di Kraksaan Punya Informan Perbesar

KRAKSAAN,- Salah satu penyebab maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kota Kraksaan karena kurangnya kewaspadaan atau kelalaian dari para korban. Sehingga dengan adanya kesempatan tersebut oleh para pelaku tidak disia-siakan.

Kapolsek Kraksaan Kompol Sujianto mengatakan, dari beberapa laporan korban curanmor sendiri, dari pengembangan setelah dirinya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) memang kelalaian menjadi penyebab. Entah kendaraan diparkir sembarangan atau tanpa penjagaan.

“Dari beberapa laporan yang saya terima dari para korban akhir-akhir ini saya sendiri langsung olah TKP. Ternyata faktor hilangnya itu lebih dominan dari korban sendiri yang memberikan pelaku ruang gerak cukup dan kesempatan,” kata Sujianto, Rabu (26/1/2022).

Sementara untuk pencurian enam motor dalam kurun waktu hanya enam hari, Sujianto mengatakan, sudah mengumpulkan keterangan dari berbagai saksi. Dugaan sementara, para pelaku selain sudah lama memantau medan juga memiliki informan.

Sebab, kata Sujianto, kejadian di Desa Bulu kemarin pagi, terdapat warga mengetahui para pelaku sekitar pukul 3.00 WIB sebanyak tiga orang sedang memantau situasi di lokasi. Otomatis, para pelaku beraksi berkomplotan atau lebih dari tiga orang.

“Kalau pelakunya memang dugaan sementara itu dari luar daerah yang sudah lama menetap di Kota Kraksaan untuk memantau. Kemungkinan besarnya para pelaku ini menerima orang dalam yang mengetahui titik strategis di sekitar sini,” ungkap pria asal Situbondo ini.

Oleh karena itu, sambung Sujianto, antisipasi awal untuk mempersempit ruang gerik para pelaku selain berkoordinasi dengan pihak Polres Probolinggo, juga menambah jam patroli yang biasanya dilakukan sejak sore hari hingga pukul 00.00 WIB kini harus sampai pukul 4.00 WIB.

“Sementara ini kami tambahkan jam patroli saja sambil lalu mengembangkan kasus ini. Karena memang dari seluruh curanmor belakangan ini kejadiannya antara pukul 03.00-04.00 WIB. Untuk pencegahan, kami juga harap kerjasamanya masyarakat,” tutur mantan Kapolsek Leces ini.

Sekadar informasi, Selasa (25/1/2022) kemarin pagi sebanyak empat sepeda motor matik raib dalam waktu singkat di dua titik berbeda. Yaitu di Desa Bulu dan Desa Kandangjati, Kecamatan Kraksaan. Sebelumnya tepatnya Jumat (21/1/2022) di waktu yang sama, dua motor raib di Desa Bulu. (*)

Editor : Ikhsan Mahmudi
Publisher : Albafillah

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Tiga Truk Kayu Lolos dari Hutan, Ilegal Logging Diduga Sudah Berulang

29 Agustus 2025 - 08:48 WIB

Janji Bebaskan Tahanan, Tiga Preman Ngaku Polisi Ditangkap

28 Agustus 2025 - 15:39 WIB

Polisi Bongkar Peredaran Uang Palsu di Jember, Dua Orang Ditahan

27 Agustus 2025 - 20:57 WIB

Tragis! Dua Nelayan di Jember Tenggelamkan Kerabat ke Sungai Hingga Tewas

27 Agustus 2025 - 18:15 WIB

Satu Terpidana Penanaman Ganja di Lumajang Dipindahkan ke Lapas Kelas l Surabaya

27 Agustus 2025 - 16:01 WIB

Berkedok COD-an, Maling Motor asal Kuripan Bonyok Dihajar Warga

27 Agustus 2025 - 04:32 WIB

Hilang Sejak Maret, Motor Warga Bojonegoro yang Dipinjam Anak Punk Kini Kembali

26 Agustus 2025 - 19:07 WIB

Pintu Kandang Dirusak, Maling Gondol Sapi di Kareng Lor Kota Probolinggo

26 Agustus 2025 - 18:04 WIB

Tipu Warga Pakai Modus Bansos, Pria di Lumajang Dipukuli Massa

26 Agustus 2025 - 17:04 WIB

Trending di Hukum & Kriminal