Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Berita Pantura · 20 Agu 2021 15:27 WIB

Bingung Cari Menu Pendongkrak Imunitas Tubuh, Kelapa Kopyor Solusinya


					Bingung Cari Menu Pendongkrak Imunitas Tubuh, Kelapa Kopyor Solusinya Perbesar

KRAKSAAN,- Di tengah pandemi Covid-19, beragam cara ditempuh warga agar tidak terpapar virus asal China itu. Salah satunya, dengan mengkonsumsi menu makanan dan minuman yang bisa menambah imunitas tubuh.

Hal inilah kemudian dijadikan kesempatan oleh Bhaskara (40), warga Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Ia mencoba berjualan kelapa kopyor yang memang khasiatnya dipercaya bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

Meskipun jualannya dimulai sejak awal-awal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menerapkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Covid-19, namun peminatnya sudah meluas hingga ke daerah tetangga.

“Alhamdulillah banyak yang minat, selama berjualan sudah sering menerima pesanan dari beberapa daerah luar seperti Lumajang, Jember dan Situbondo. Tentunya itu berkat bantuan promosi teman-teman,” kata Bhaskara, Jumat (20/8/2021).

Dikatakan Bhaskara, kelapa kopyor memang memiliki berbagai macam khasiat sehingga pantas dikonsumsi oleh masyarakat di tengah-tengah pandemi Covid-19. Salah satu khasiatnya, dipercaya menambah sistem kekuatan tubuh penikmatnya.

“Dan itu memang saya rasa cukup bagus ketika kelapa kopyor dikonsumsi ketika pandemi seperti ini. Tidak hanya bisa menambah imunitas tubuh saja, bisa juga sebagai menu untuk diet, melancarkan pencernaan, mengontrol diabetes hingga mencegah penuaan kulit,” ujarnya.

Bhaskara mengaku, tidak mematok harga kelapa kopyor seperti biasanya. Sehingga warga tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Dengan harga Rp30 ribu sudah bisa tersaji kelapa kopyor dengan ukuran tanggung-kecil.

“Kalau untuk ukuran tanggung-besar itu harganya Rp35 ribu. Itu pun bergaransi jika kelapanya tidak sesuai. Kalau harga umumnya paling murah itu Rp40 ribu sampai Rp100 ribu. Tapi karena PPKM, hitung-hitung juga beramal,” tuturnya. (*)

 

Editor : Ikhsan Mahmudi

Publisher : A. Zainullah FT

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Sopir Bus Keluhkan Macet Parah di Klakah, Waktu Tempuh Bertambah Satu Jam Lebih

7 Juli 2025 - 18:45 WIB

Kedapatan Mencuri di Bus, Pria Asal Jember Diamankan Penumpang Bus di Pasuruan

23 Maret 2025 - 22:10 WIB

Tanaman Ganja Dilarang tapi Tumbuh Subur di Lumajang

23 Maret 2025 - 17:05 WIB

Penemuan Ribuan Koin Kuno di Pasuruan Segera Diteliti

28 Januari 2025 - 16:44 WIB

Target PAD Lumajang Melalui Pajak Sebesar Rp170 Miliar

3 Januari 2025 - 11:03 WIB

Pendapatan PBB-P2 Belum Maksimal, BPRD Lumajang Akan Grebeg Desa yang Capaiannya Rendah

2 Januari 2025 - 16:13 WIB

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Nataru, KAI Daop 9 Jember Operasikan Satu KA Tambahan

25 Desember 2024 - 13:27 WIB

Balos Tampilkan Karakteristik Batik Khas Lumajang

22 Desember 2024 - 15:50 WIB

Diguyur Hujan Deras, Gelora Merdeka Kraksaan Banjir

16 Desember 2024 - 18:19 WIB

Trending di Berita Pantura