38 Wartawan Meninggal Akibat Covid-19, PWI Probolinggo Diminta Waspada

PROBOLINGGO,- Sejak pandemi Covid-19, sedikitnya 38 wartawan baik yang masih aktif atupun nonaktif di Jawa Timur meninggal dunia akibat Covid-19. Jumlah itupun masih diperkirakan terus bertambah karena tak seluruhnya dicatat dan dilaporkan.

Akibat kasus itu, membuat Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Hasan Aminuddin menyalurkan sembako dan vitamin bagi para wartawan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Persiapan Probolinggo.

Dikatakan Hasan Aminuddin, di masa pandemi Covid-19 sudah tidak menjadi rahasia semua sektor terdampak. Oleh karena itu, media harus turut serta mengemban tugas untuk membuat masyarakat tidak terlalu khawatir dan takut.

“Cukup membantu pemerintah menerapkan protokol kesehatan (prokes) serta menyajikan pemberitaan edukatif kepada masyarakat. Yakinkan mereka jika semua penyakit pasti bisa sembuh,” kata Hasan, Kamis (22/7/2021).

Terlebih, lanjut mantan Bupati Probolinggo ini, saat ini angka kematian akibat Covid-19 sudah makin terasa. Hampir setiap hari tidak asing lagi di telinga terdengar kabar duka dan siaran orang meninggal dunia.

“Sudah seperti musim innalilahi wainna ilaihi raji’un dan bahkan jika diberitakan, berita orang meninggal dunia saat ini bisa-bisa jadi trending topik atau berita yang berada di halaman depan,” ungkap politisi asal Partai Nasdem itu.

Sementara itu, Ketua PWI Persiapan Probolinggo, HA Suyuti mengaku, berterima kasih dibantu Nasdem. Ia mengingatkan, tak sedikit wartawan di Jawa Timur meninggal dunia karena Covid-19.

“Apalagi kita sering berhadapan, berkomunikasi bahkan bertatapan muka langsung dengan orang-orang atau pasien positif Covid-19. Semoga bermanfaat dan tetap jaga kesehatan sepintar mungkin,” ujar pria yang sekaligus Direktur perusahaan media cetak ini. (*)

Editor : Ikhsan Mahmudi
Publisher : Albafillah

Baca Juga  Cegah Kecelakaan, Kelayakan Bus Diperiksa

Baca Juga

Memasak Sambil Isi Bensin, Perempuan di Maron Tewas Terbakar

MARON,- Musmiati (50), ibu rumah tangga (IRT) asal Desa Brani Kulon, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo …