Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Advertorial · 8 Mei 2021 23:49 WIB

Pemburu Kebutuhan Lebaran Abai Prokes, Satgas Covid-19 Gelar Razia


					Pemburu Kebutuhan Lebaran Abai Prokes, Satgas Covid-19 Gelar Razia Perbesar

KRAKSAAN,- Empat hari menjelang hari raya Idul Fitri, 3 swalayan di Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo menjadi sasaran operasi yustisi penegasan protokol kesehatan (Prokes). Oper itu digelar Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19, Sabtu (8/5/2021) malam.

Operasi yustisi digelar, lantaran banyak warga dinilai mulai abai menerapkan prokes ketika berbelanja kebutuhan menjelang lebaran. Puluhan petugas, baik dari TNI/Polri, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Bakesbangpol hingga pihak puskesmas dilibatkan.

Dari 3 swalayan itu, sebanyak 30 warga terjaring 21 orang menjalani rapid antigen dan 9 diberikan sanksi sosial. Sementara 21 orang tersebut hasil rapid antigennya dinyatakan negatif terkonfirmasi Covid-19.

“Mulai dari awal sebenarnya swalayan ini sudah menerapkan prokes. Dan alhamdulillah dari puluhan warga yang menjalani rapid antigen hasilnya negatif,” kata Koordinator Satuan Tugas Percepatan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto.

Sementara itu, Manager Delta Kraksaan, Amir Mahmud mengatakan, sejatinya mulai dari wabah virus melanda Kabupaten Probolinggo, pihaknya sudah menerapkan prokes secara ketat. Bahkan, katanya,, ia tak segan-segan menyuruh pulang pengunjung jika tak patuh prokes.

OPERASI YUSTISI : Puluhuan personil dari berbagai unsur dikerahkan saat operasi yustisi prokes menjelang lebaran. (Foto : Moh. Ahsan Faradisi).

“Tadi saja ada dua orang yang terjaring itu sebenarnya mengenakan masker, hanya saja tidak tepat, kalau yang lainnya itu memang karena tak mengenakan masker saat hendak masuk ke sini saat petugas melangsungkan operasi,” ujar Amir.

Bahkan, sambung Amir, selain sarana prasarana prokses sudah dilengkapi, pihaknya juga menyiapkan masker gratis jika memang pengunjung yang datang membawa anaknya dan tidak mengenakan masker langsung diberikan secara gratis.

“Baik handsanitizer, tempat cuci tangan dan alat tes suhu sudah kami siapkan. Setiap hari boks masker juga sudah disiapkan, sebagai antisipasi ada pengunjung yang bawa anaknya yang tidak mengenakan masker,” tutur Amir usai operasi yustisi. (Adv)

Editor : Efendi Muhammad
Publisher : Albafillah

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Rokok Ilegal jadi Ancaman Serius Pembangunan Daerah, Bea Cukai Probolinggo Gencarkan Sosialisasi

26 Agustus 2025 - 15:15 WIB

Ada Festival Si Tepat di Kabupaten Probolinggo, Ada Pojok Rekrutmen hingga Bazar

18 Agustus 2025 - 14:26 WIB

Semipro 2025 Tuntas Digelar, Dorong Peningkatan Ekonomi Daerah

8 Juli 2025 - 09:27 WIB

Masuk KEN 2025, Lumajang Dapat Suntikan Dana Even dari Kemenparekraf

29 Juni 2025 - 20:37 WIB

Segoro Topeng Kaliwungu Masuk Karisma Event Nusantara 2025, Wakil Menteri Pariwisata Beri Apresiasi Tinggi

29 Juni 2025 - 20:15 WIB

Persempit Peredaran Rokok Ilegal di Probolinggo, Bea Cukai Masifkan Sosialisasi lewat Radio

26 Juni 2025 - 19:56 WIB

Ketidaksesuaian Data LTT dan Serapan Pupuk Ancam Program Swasembada Pangan di Lumajang

23 Mei 2025 - 20:01 WIB

Genjot PAD, Pemkab Probolinggo Ambil Alih Pengelolaan PKL Stadion Gelora Merdeka Kraksaan

5 April 2025 - 18:04 WIB

Cegah Curanmor dan Curwan, Bupati Lumajang Akan Pasang PJU di Wilayah Utara

3 April 2025 - 12:47 WIB

Trending di Advertorial