Masih Melanggar, Pedagang di Pasar Tradisional Diawasi

KRAKSAAN-PANTURA7.com, Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPPKH) Kabupaten Probolinggo, memantau pedagang di pasar tradisional. Ternyata, masih saja didapati beberapa pelanggaran oleh para pedagang.

Kepala DPPKH Kabupaten Probolinggo Yahyadi mengatakan, pemantauan tersebut sangat penting untuk dilakukan. Terutama pada produk asal hewan yang diperjualbelikan kepada konsumen. Semua itu harus terjamin kebersihannya agar aman untuk dikonsumsi.

“Untuk pengawasan kami lakukan secara acak dan tidak setiap hari. Pekan kemarin kami melaksanakan kegiatan pemantauan di Pasar Semampir dan Besuk,” kata Yahyadi, Senin (15/3/2021).

Pemantauan itu, lanjut Yahyadi, sudah sesuai regulasi yang mengatur, yakni Undang-undang Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Peraturan Pemerintah Nomor 95 Tahun 2012 tentang Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Kesrawan.

Menurut dia, ada beberapa hal yang menjadi sasaran pengawasan meliputi daging, telur, susu dan makananan olahan produk ternak. Dari kunjungan itu ternyata masih ada dan ditemukan beberapa pedagang yang melanggar aturan.

“Salah satunya masih menggunakan kresek warna hitam sebagai pembungkus. Oleh karena itu kami sarankan agar menggunakan kresek berwarna jernih atau putih. Selain barang yang dibeli terlihat, penggunaan plastik putih juga lebih aman,” ungkap Yahyadi.

Selain pemantauan itu, sambung Yahyadi, pelaksanaan protokol kesehatan pedagang dan kios juga tetap disoroti. Sehingga, kata dia, saat transaksi dengan konsumen, pedagang tetap harus menjaga kebersihan tangan, menjaga jarak dan tetap memakai masker.

“Kami lakukan pengawasan, pendataan dan pembinaan kios daging atau produk asal hewan di pasar tradisional agar terwujud barang yang diperjualbelikan lebih terjamin,” tutup Yahyadi. (*)


Editor : Ikhsan Mahmudi
Publisher : A. Zainullah FT


Baca Juga  Sepekan, 7 Kecamatan di Probolinggo Dilanda Banjir

Baca Juga

Wagub Jatim Sebut AMSI Bisa Jadi Sumber ‘Big Data’ Terbesar

PASURUAN,- Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengungkapkan banyak perubahan pola terjadi dalam beberapa …