Menu

Mode Gelap
Kerusuhan Meluas, Presiden Prabowo Perintahkan Tindakan Anarkis Ditindak Tegas Dengan Sistem Desil, PKH Lumajang Perkuat Ketahanan Keluarga Rentan Pria di Pasuruan Masuk Rumah Tetangga, Sempat Damai tapi Akhirnya Ditahan karena Narkoba Akhmad Munir Nakhodai PWI Pusat, Bawa Semangat Rekonsiliasi Festival Da’i Muda LDNU Kraksaan Tuntas, Sukses Cetak 6 Kader Dakwah Terbaik Blarr! Bondet Meledak di Sumber Wetan Kota Probolinggo, Lukai Seorang Pemuda

Kesehatan · 30 Nov 2020 11:38 WIB

Pandemi, Nelayan TPI Paiton Digerojok Masker Gratis


					Pandemi, Nelayan TPI Paiton Digerojok Masker Gratis Perbesar

PAITON-PANTURA7.com, Pedagang ikan dan para nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo girang bukan main. Kegirangan mereka bukan karena mendapat rejeki melimpah.

Melainkan karena mendapat masker gratis yang ditebar oleh sejumlah aktivis lingkungan, Senin (30/11/2020). Sedikitnya, 1000 masker diterima nelayan secara cuma-cuma, sebagian langsung mereka kenakan sebagai pelindung pernafasan ditengah aktivitasnya.

Bahkan, ada sekitar 50 pedagang yang meminta masker lebih untuk dibagikan kepada sanak keluarga dan orang terdekatnya di rumah. Ya, maklum saja, selama pandemi Covid-19 melanda, mereka baru dua kali mendapat bantuan masker gratis.

“Hanya sekali (dapat bantuan masker), setelah itu sampai sekarang sudah tidak ada bagi-bagi masker di daerah sini, makanya saya minta lebih nak, buat cucu dan keluarga yang lainnya,” ujar salah seorang pedagang ikan, Sumiati (50).

MASKER GRATIS : Tak hanya nelayan, pedagang ikan di TPI Paiton juga digerojok masker gratis. (Foto : Moh Ahsan Faradies)

Aktivis Lingkungan dari lembaga Format For Green (FFG) Syarful Anam menyampaikan, bagi-bagi masker merupakan wujud empati setelah pihaknya melihat banyak pedagang dan nelayan di TPI yang tidak bermasker ditengah pandemi.

Kebetulan, imbuh Syaful, banyak masker sisa dari aksi Koalisi Laut Biru (KLB) di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton, beberapa jam sebelumnya.

“Karena dalam aksi ini kami juga mengikuti anjuran dari pemerintah untuk menerapkan dan mentaati protokol kesehatan. Hal ini juga sebagai wujud kecintaan kami kepada lingkungan, semoga badai ini segera berlalu,” tutur Syaful. (*)


Editor : Efendi Muhamad
Publisher: A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kasus Campak Melonjak di Jember, Pencegahan Terhambat Imunisasi

29 Agustus 2025 - 14:18 WIB

Sebanyak 1.320 Kasus TBC di Lumajang, Anak dan Usia Produktif Paling Rentan

12 Agustus 2025 - 14:42 WIB

RSUD Lumajang Ungkap Fakta Meningkatnya Kasus Gangguan THT

8 Agustus 2025 - 17:23 WIB

Ratusan Warga Jember Ikuti Operasi Katarak Gratis, Lansia Prioritas

5 Agustus 2025 - 22:49 WIB

Waspada! Pasien Sakit Musiman di Jember Melonjak Gara-gara Anomali Cuaca

5 Agustus 2025 - 19:12 WIB

Capaian Cek Kesehatan Gratis Lumajang Baru 12,7 Persen, Tantangan Edukasi Masih Besar

27 Juli 2025 - 11:24 WIB

Gandeng UJ, Pemkab Lumajang Operasi Gratis Bibir Sumbing

13 Juli 2025 - 16:27 WIB

Canangkan Zero Kusta, Pemkab Probolinggo Gandeng Organisasi Pemerhati Kusta Internasional

9 Juli 2025 - 19:37 WIB

Kasus Kusta Indonesia Masuk 3 Besar Dunia, The Nippon Foundation Turun Tangan

9 Juli 2025 - 19:09 WIB

Trending di Internasional