KRAKSAAN-PANTURA7.com, Sempat masuk zona kuning Covid-19, Kabupaten Probolinggo kembali menyandang daerah dengab status zona merah. Dengan status baru itu, Protokol kesehatan kian masif pun diberlakukan.

Koordinator Kemanan dan Penegakan Hukum Satuan Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kabupaten Probolonggo, Ugas Irwanto manyampaikan, pihaknya meminta seluruh kalangan untuk menunda setiap rencana kegiatan yang melibatkan banyak orang.

“Jangan berkumpul atau nongkrong di mana pun berada. Karena wilayah kita sekarang kembali menjadi Zona Merah. Sehingga penerapan dan disiplin protokol kesehatan menjadi solusi bagi kita semua agar terhindar dari wabah ini,” kata Ugas, Senin (14/9/2020).

Kembalinya status zona merah, lanjut Ugas, tak lepas dari meningkatnya jumlah pasien positif Covid-19. Bahkan, belakangan ini peningkatan kasus kian tak terbendung dari klaster yang berbeda.

“Fasilitas kesehatan sudah tidak mampu menampung para penderita yang positif. Terlebih jumlah petugas kesehatan yang berada di garda terdepan dan paling berisiko terpapar, juga terbatas,” ujar Ugas.

Saat ini, imbuhnya, seluruh kecamatan di Kabupaten Probolinggo tak terlepas dari warga yang terkonfirmasi positif Covid-19. Alhasil, sejak 10 September 2020, Kabupaten Probolinggo kembali jadi zona merah.

“Gerakan disiplin protokol kesehatan harus terus dilakukan. Pasar terus diawasi dan potensi keramaian harus menyesuaikan dengan disiplin Covid-19. Karena tidak menutup kemungkinan tren ini akan terus naik,” tuturnya.

Ugas menegaskan, pihaknya meminta kepada pihak terkait, baik Camat, Lurah, Kasun, RW, RT, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Paguyuban Pasar, Dewan Masjid, Takmir Masjid Musholla, LSM, hingga Lembaga Keagamaan, ikut berperan aktif.

“Kita harus bersama-sama saling bahu membahu untuk saling menjaga satu sama lain. Menegakkan protokol kesehatan dan selalu mengenakan masker dimanapun berada,” jelas Kepala Bakesbangpol Kabupaten Probolinggo ini.

Baca Juga  PPP Mayangan Ditutup, Warga Berharap Dibuka Lagi

Sekedar informasi, terhitung sejak Minggu (13/9/2020), total angka pasien positif Covid-19 sebanyak 634 orang dengan rincian 133 dirawat, 469 orang sembuh dan 32 meninggal dunia. (*)


Editor : Efendi Muhamad
Publisher : A. Zainullah FT