PASURUAN-PANTURA7.com, Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Pasuruan merambah parlemen. Seorang staf kesekretariatan di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, dikabarkan meninggal dunia pasca terinfeksi Covid-19.

Humas Gugus Tugas Covid-19 Kota Pasuruan, Kokoh Ari Hidayat menjelaskan, staf dewan berinisial EYW itu meninggal pada Selasa (11/08/2020) malam. Berdasarkan hasil swab, ia terkonfirmasi positif Covid-19.

“Atas hal itu, maka kantor DPRD Kota Pasuruan ditutup selama dua pekan dan diberlakukan sistem WFH (Work From Home, red) atau bekerja dari rumah hingga tanggal 27 Agustus,” kata Kokoh, Kamis (13/08/20).

Menurut Kokoh, staf yang meninggal itu berjenis kelamin laki-laki. Selain terpapar virus korona, ia diketahui memiliki komorbid (penyakit penyerta) asam lambung.

“Jadi yang bersangkutan memang sakit dan dirawat di RSUD Bangil pada Senin 3 Agustus. Saat kondisinya semakin menurun, akhirnya dites swab dan hasilnya dia positif Covid-19,” terang dia.

Meninggalnya staf yang positif Covid-19, membuat Gugus Tugas bergerak cepat dengan melakukan penyemprotan desinfektan. Selain itu, Gugus Tugas menggelar rapid tes massal kepada seluruh anggota dewan maupun staf di DPRD Kota Pasuruan.

“Tim Gugus Tugas melakukan tracing dan rapid test terhadap 96 anggota dewan dan pegawai. Hasilnya, 5 orang dinyatakan reaktif. Sekarang 5 orang ini menjalani isolasi mandiri dan nanti akan kita swab,” paparnya.

Sekedar informasi, data Tim Gugus Tugas PercepatanPenanganan Covid-19 Kota Pasuruan, saat ini jumlah pasien suspek sebanyak 19 oran, 263 pasien terkonfirmasi Covid-19 dan pasien meninggal sebanyak 36 orang. (*)


Editor : Efendi Muhammad

Publisher : A. Zainullah FT


Baca Juga  Guru TPQ di Probolinggo Terima Bantuan Sembako