Menu

Mode Gelap
Kankemenag Kota Probolinggo Bakal Berangkatkan 213 Jamaah Calon Haji, Dilepas Tanggal 26 Mei Jadi Tuan Rumah Pesta Miras yang Tewaskan 2 Orang, Kades Temenggungan Ngaku Tidak Tahu Kasus PMK di Probolinggo, 51 Ekor Sapi Terpapar, 2 Mati, 9 Sembuh Kunjungan Industri Dinilai Penting Bagi Siswa SMK, ini Beberapa Alasannya Singa Betina TWSL Kota Probolinggo Bunting, Kandang Mulai Disterilkan Bupati Lumajang Perkuat Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Luar Negeri

Ekonomi · 21 Jan 2020 05:55 WIB

Susul Cabai Rawit, Harga Tomat Terangkat


					Susul Cabai Rawit, Harga Tomat Terangkat Perbesar

PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Naiknya sejumlah komoditas pertanian di pasar ditengarai karena stok berkurang akibat musim hujan. Selain cabai rawit yang beberapa hari terus naik, harga tomat juga kian merangsek.

Informasi yang dihimpun PANTURA7.com, harga cabai rawit di Pasar Baru Kota Probolinggo menembus angka Rp65.000/kilogram. Sementara di tingkat petani harga jual Rp 59.000/kilogram, itupun stok juga tak terlalu banyak.

Sementara, harga tomat juga mulai terangkat. Jika biasanya Rp5.000/kilogram, berangsur-angsur naik menjadi Rp7.000/kilogram dan kini sampai Rp12.000/kilogram.

“Stok beberapa sayur memang tak begitu banyak jika musim hujan begini. Seperti cabai rawit dan tomat, keduanya tidak bisa terlalu lama kena air karena gampang rusak atau busuk,” kata Kepala UPT Pasar Kota Prbolinggo, M. Arif Billah, Selasa (21/1).

Sehingga, dengan stok yang berkurang tersebut, membuat harganya merambat naik. Kondisi tersebut dibenarjan petani tomat, Hasan Basri (46). Ia mengatakan, stok cabai tak banyak tetapi yang menanam banyak.

“Meski harga naik, stok yang ada juga berkurang. Padahal yang menanam juga banyak. Banyak faktor termasuk musim hujan begini. Apalagi tomat kalau musim hujan begini,” ucap warga Desa Pagalangan Kidul, Kecamatan Maron.

Salah satu pembeli di Pasar Baru, Ulfiah (33) mengaku, kaget dengan naiknya cabai dan tomat. Ia yang hendak memasak untuk kebutuhan terpaksa mengurangi takaran yang ia beli. Jika biasa membeli cabai atau tomat 1 kilogram, ia kurangi menjadi setengah kilogram.

“Harga cabai naik tomat naik, tapi bagaimana lagi namanya kebutuhan. Apalagi sebentar lagi Tahun Baru Imlek,” katanya. Ia pun berharap harga sayur bisa stabil lagi. (*)


Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Rizal Wahyudi


Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Kankemenag Kota Probolinggo Bakal Berangkatkan 213 Jamaah Calon Haji, Dilepas Tanggal 26 Mei

2 Mei 2025 - 22:20 WIB

Singa Betina TWSL Kota Probolinggo Bunting, Kandang Mulai Disterilkan

2 Mei 2025 - 18:33 WIB

Kuota Haji Lumajang 2025 Menurun

1 Mei 2025 - 17:10 WIB

Mengenal Mini Boat Racing, Lomba Perahu Mini Khas Desa Banjarsari Probolinggo

28 April 2025 - 20:59 WIB

Mengenal Lebih Dekat Sejarah Kereta Api di Lumajang, dari Masa Kolonial hingga Sekarang

26 April 2025 - 18:23 WIB

Kisah Yulianto, Petani Lumajang yang Berani Ambil Risiko

25 April 2025 - 13:32 WIB

Pemkot Probolinggo Mulai Persiapkan Koperasi Merah Putih, Optimis Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

22 April 2025 - 17:03 WIB

Jalur Kereta Api di Lumajang Masa Kolonial, Tingkatkan Produksi dan Distribusi Komoditas Ekspor

20 April 2025 - 14:04 WIB

Mengenal Sejarah Transportasi Kereta Api di Lumajang pada Masa Kolonial Belanda

19 April 2025 - 12:52 WIB

Trending di Regional