PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Musim kemarau panjang mengakibatkan sebagian warga di Kabupaten Probolinggo kesulitan air bersih. Di antara daerah yang dilanda kekeringan adalah Desa Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo.

Untuk mendapat air bersih, warga terpaksa mencari air bersih di desa tetangga dengan menggunakan jeriken. Hal itu diakui Kepala Dusun Pelankere, Desa Sumberkare, Su’ud.

“Di wilayah kami belum ada jaringan air bersih yang masuk. Jadi warga harus mengambil air setiap hari untuk memenuhi kebutuhan hidup,” katanya, Selasa (15/10/2019).

Beban berat untuk mendapat air sedikit berkurang ketika Polres Probolinggo mendistribusikan air bersih ke Sumberkare. Senin (14/10) kemarin, misalnya, air bersih yang diangkut mobil tangki water cannon berkapasitas 4.000 liter itu diserbu warga Sumberkare.

Uniknya polisi yang mendistribusikan air bersih mengenakan kopiah karena terkait Hari Santri Nasional (HSN).

“Menggunakan water cannon, kami melakukan droping air untuk memudahkan masyarakat mendapatkan air bersih,”ujar Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Ambaryadi Wijaya.

Droping air bersih, kata Kapolresta, dilakukan tiap seminggu sekali dengan mengisi tandon-tandon yang telah dipersiapkan.

“Dengan droping ini masyarakat bisa mendapat air bersih secara bergantian. Sehingga tidak perlu lagi susah-susah untuk mencari air seperti di desa sebelah,”pungkasnya. (*)


Penulis: Rahmad Soleh
Editor: Ikhsan Mahmudi