Menu

Mode Gelap
Eks Kepala Desa di Bondowoso Edarkan Narkoba, Tertangkap di Jember. Longsor Kembali di Piket Nol, Akses Malang-Lumajang Macet Total Nelayan Hilang di Perairan Gending, Pencarian Terhambat Cuaca Buruk Kakak-beradik asal Gunung Geni Probolinggo jadi Maling Motor, Kini Dibekuk Polisi Jembatan Karangjati Anyar Putus, Warga Terpaksa Menyusuri Sungai Wisata Lumajang Terhambat Karena Dinas Pariwisata Tak Fokus Tata Kelola dan Branding

Pemerintahan · 25 Jun 2019 09:17 WIB

Asidewi Berbagi Tips Untuk Kembangkan Wisata Kota Probolinggo


					Asidewi Berbagi Tips Untuk Kembangkan Wisata Kota Probolinggo Perbesar

PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Kesuksesan sebuah daerah mengelola destinasi pariwisata tak hanya sekadar tugas pemerintah saja. Peran pihak-pihak terkait juga dirasa penting, salah satunya peran Asosiasi Desa Wisata Indonesia (Asidewi).

Asidewi sebagai mitra pemerintah merupakan bagian dari upaya dalam sektor prioritas pembangunan sejak 2018 . Hal ini tertuang dalam Nawa Cita Presiden Jokowi di antaranya, pangan, pariwisata, energi, maritim dan kawasan ekonomi Khusus (KEK).

Sebagai pemateri dalam pelatihan Tata Kelola Destinasi Pariwisata oleh Dinas Budaya Pariwisata (Disbudpar) Kota Probolinggo, Ketua Asidewi, Andi Yuwono mengatakan, setiap desa di Indonesia memiliki potensi yang dapat dikembangkan dan dibangun desa wisata.

“Indonesia indah alamnya dan unik budaya lokalnya. Jika digarap dengan baik akan memberikan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman) termasuk di Kota Probolinggo sendiri,” ucapnya Selasa (25/6).

Ketua ASIDEWI, Andi Yuwono (kanan) saat memberikan buku benteng NKRI kepada Disbudpar Jatim yang didampingi perwakilan Disbudpar Kota Probolinggo. (Foto : Rahmad Soleh).

Kendati Kota Probolinggo tak begitu banyak dikelelingi objek wisata alam, ada potensi khusus yang harus dikembangkan. Sebagai kota transi, Kota Probolinggo bagi Asidewi punya tiga potensi yakni, wisata massal, wisata alternatif dan wisata pedesaan.

“Kota Probolinggo sebagai kota transit sebenarnya ada potensi khusus. Di situ ada peluang wisata massal. Sehingga perlu penggalian potensi untuk menarik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara,” lanjutnya.

Terlebih lagi Kota Probolinggo rutin kedatangan wisman dari berbagai negara. Bahkan mereka yang datang ribuan itu langganan mendatangi sektor pariwisata di Kota Probolinggo seperti Museum Kota Probolinggo, TWSL, BJBR, termasuk menikmati kearifan lokal budaya setempat.

“Salah satu kesuksesan percepatan pembangunan destinasi pariwisata, kajian dan identifiksi mendalam dalam mengklasifikasi setiap potensi yang ada tentu juga harus optimal. Di sinilah peran Asidewi hadir untuk menginisiasi berdirinya desa wisata khususnya di Kota Probolinggo,” tandasnya.

Selain itu lanjut Andi, ada potensi wisata alternatif berupa pariwisata berkelanjutan, pariwisata bertanggung jawab, ekowisata dan pariwisata pro rakyat kecil.

“Harapannya pasca pelatihan tata kelola destinasi pariwisata ini, para pelaku usaha khususnya sektor wisata memanfaatkan betul materi yang didapat sehingga bisa terus mengembangkan potensi bagi Kota Probolinggo,” tutupnya.

Dalam kesempatan itu Asidewi juga memberikan buku Desa Wisata Benteng NKRI kepada Disbudpar Provinsi Jatim sebagai bagian rangkaian ekspedisi sabuk nusantara 2019 oleh Asidewi. (*)

 

Penulis : Rahmad Soleh
Editor : Ikhsan Mahmudi

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wisata Lumajang Terhambat Karena Dinas Pariwisata Tak Fokus Tata Kelola dan Branding

13 Mei 2025 - 13:02 WIB

Wagub Emil Dardak Soroti Kerusakan Tanggul Kebondeli Lumajang, begini Responsnya

13 Mei 2025 - 06:18 WIB

Libur Waisak, Ribuan Wisatawan Sesaki Wisata Gunung Bromo

12 Mei 2025 - 20:06 WIB

Ketahanan Pangan Desa Lumajang: Inovasi, Pelatihan dan Dana Desa Bersinergi

12 Mei 2025 - 19:23 WIB

Lumajang Bersatu Hadapi Ancaman Banjir: Perbaikan Darurat Tanggul Sungai Kebondeli Jadi Prioritas Utama

12 Mei 2025 - 17:37 WIB

FKDT Lumajang dan Pemkab Bersinergi Wujudkan Pendidikan Keagamaan

12 Mei 2025 - 14:24 WIB

Bunda Indah Gerakkan Penanganan Darurat Kerusakan Talud di Candipuro untuk Lindungi 82 KK

12 Mei 2025 - 13:26 WIB

Bupati Jember Ajukan Bantuan Listrik Gratis untuk 7 Ribu Warga Miskin, ini Kata PLN

10 Mei 2025 - 19:35 WIB

Lumajang Berpotensi Jadi Motor Swasembada Pangan Nasional, Bisa Gagal karena Buruknya Pengelolaan Dana Desa

9 Mei 2025 - 15:50 WIB

Trending di Pemerintahan