PROBOLINGGO-PANTURA7.com, Banjir bandang yang menerjang wilayah Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Kamis (1/2/2018) kemarin, tak hanya merusak pemukiman warga, namun juga merobohkan infrastruktur berupa jembatan penghubung antar kecamatan.
Jembatan yang terletak di Dusun Sumber Kapong, Desa Andung Biru putus setelah pondasi jembatan ambrol diterjang banjir. Praktis, putusnya jembatan penghubung dari Desa Andung Biru, Kecamatan Tiris dengan Desa Sumber Duren, Kecamatan Krucil, membuat transportasi warga juga terputus.
“Terbawa banjir kemarin sore mas, Kan airnya besar dan kuat arusnya, jadi jembatan itu tak bisa menahan terjangan banjir, ambrol lalu hanyut,” terang Ahmad, warga Desa Andung Biru, Jumat (2/2/2018).
Putusnya jembatan itu, diakui Ahmad, sangat merugikan warga sekitar. Pasalnya, jembatan itu merupakan satu-satunya jembatan permanen yang menghubungkan Desa Andung Biru dengan Desa Sumber Duren. Untuk sementara, warga akan turun ke aliran sungai, agar bisa sampai ke desa diseberang sungai.
“Kami sangat kesulitan tanpa jembatan itu, kami harap jembatan itu dibangun kembali oleh pemerintah. Tak hanya dari dua desa, warga lain juga memanfaatkan jembatan itu untuk ke pasar, bertani, atau kegiatan lainnya mas,” Ahmad menambahkan.
Sebagaimana diketahui, banjir bandang menghantam 4 desa di Kecamatan Tiris, Kamis kemarin, setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak siang hingga sore hari. Akibatnya, 8 kandang sapi rusak, 2 kambing dan puluhan ayam hanyut. Selain itu, sejumlah ruas jalan utama rusak. (em/arf).











