Probolinggo,- Abu vulkanik Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, pada Jumat pagi (6/11/2026) sudah tak terlihat muncul dari kawah.

Untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas kembali, petugas gabungan menyiapkan sejumlah langkah mitigasi.

Hingga saat ini, Gunung Bromo masih berstatus Level II atau Waspada.

Kondisi tersebut membuat petugas tetap melakukan pemantauan sekaligus mengantisipasi berbagai potensi dampak yang mungkin ditimbulkan akibat aktivitas gunung api.

Ada langkah antisipasi telah disiapkan oleh petugas gabungan yang melibatkan Kodim 0820 Probolinggo, Polres Probolinggo, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), serta sejumlah instansi terkait.

Dandim 0820 Probolinggo, Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono mengatakan, langkah pertama yakni sejak kemarin kami telah melakukan sterilisasi aktivitas masyarakat dan wisatawan di sekitar kawah.

“Strelisasi ini sesuai rekomendasi PVMBG yakni dalam radius satu kilometer dari kawah Gunung Bromo tidak ada boleh ada aktivitas wisatawan ataupun pelaku wisaya,” ujarnya.

Letkol Inf. Ribut mengakana, selain itu, petugas juga telah melakukan pembagian masker kepada wisatawan dan warga yang berada di sekitar kawasan Bromo.

Upaya ini dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik. Masyarakat juga diminta melindungi sumber air dengan menutup tempat penampungan agar tidak tercemar material vulkanik.

Langkah ketiga, petugas menyiapkan posko pemantauan di Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) guna memantau perkembangan aktivitas Gunung Bromo secara real time.

“Di samping itu, jika terdapat peningkatan aktivitas, kami juga telah menyiapkan jalur-jalur evakuasi, termasuk kendaraannya,” urainya.

“Nah yang terpenting, masyarakat dan wisatawan kami imbau untuk tidak percaya hoaks, karena saat ini aktivitas Bromo sudah tidak seperti kemarin saat erupsi,” imbuh Ribut.

Sebagai informasi, Gunung Bromo mengalami erupsi pada Kamis sore (5/11/26).

Dalam peristiwa tersebut, kolom abu teramati membumbung hingga sekitar 500 meter di atas puncak kawah.

Abu berwarna kelabu dengan intensitas tipis hingga tebal terpantau bergerak ke arah barat. (*)


Editor: Elha Hidayat

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.