Probolinggo,– Dua kandang ternak di Blok Gedangan, Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, ludes terbakar, Jumat siang (16/10/2026).

Informasi yang dihimpun, kebakaran yang menimpa kandang milik Ahmad (60) dan Fauzan (70) itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, mayoritas warga laki-laki tengah berada di masjid untuk salat Jumat.

Warga baru mengetahui kebakaran setelah api membesar dan melalap kedua kandang tersebut. Warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan air seadanya sebelum akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran.

“Jadi, awal api muncul ini tidak ada yang tahu karena banyak warga, khususnya laki-laki, pergi ke masjid,” ujar Ketua RT/04 RW/03, Imam.

“Tahu-tahu api sudah membesar dan membakar dua kandang. Warga sempat memadamkan api dengan air dari pengairan sawah, tetapi api terlalu besar,” imbuhnya. 

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Probolinggo yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman.

Dalam waktu kurang dari satu jam, api yang semula membesar akhirnya berhasil dikendalikan.

Namun, besarnya kobaran api sempat membuat kebakaran merembet hingga membakar sebagian dapur rumah milik Ahmad.

Akibat kejadian tersebut, 11 ekor domba di dalam kandang milik Fauzan mati terbakar.

Sementara itu, bebek milik Ahmad berhasil selamat karena dapat meloloskan diri dari kobaran api.

“Untuk penyebab kebakaran, tidak ada yang tahu. Entah dari aktivitas membakar sesuatu, api dari tungku, atau korsleting listrik,” imbuh Imam.

Petugas Pengawasan Melekat (Waskat) Damkar Kota Probolinggo, Sukirno, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.30 WIB.

Setelah menerima laporan, petugas langsung menerjunkan dua unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi.

Namun, setibanya di lokasi, hanya satu unit mobil damkar berkapasitas 3.000 liter yang dapat masuk dan mendekati titik kebakaran.

“Objek yang terbakar adalah dua kandang, dengan 11 ekor domba mati akibat terbakar. Tidak sampai satu jam, api sudah berhasil kami padamkan. Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,” bebernya.

Akibat peristiwa ini, kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. (*)


Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.