Probolinggo,- Keindahan alam Air Terjun Kapas Biru yang terletak di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, kian memikat perhatian wisatawan mancanegara.

Destinasi wisata yang menyuguhkan tebing hijau, rimbunnya pepohonan, serta pemandangan air terjun yang sejuk ini menjadi daya tarik tersendiri.

Salah satunya bagi wisatawan asal China yang datang mengabadikan momen di lokasi tersebut.

Dampak dari kunjungan turis asing ini dinilai memberi pengaruh positif bagi promosi pariwisata daerah secara alami.

Foto dan dokumentasi pengalaman yang diunggah ke media sosial maupun dibagikan kepada kerabat di negara asal secara langsung mengenalkan potensi wisata Pronojiwo dan Lumajang ke kancah internasional.

Potensi Promosi Organik dan Pelestarian Alam

Menanggapi besarnya daya tarik wisata daerah, Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menyambut positif meningkatnya minat wisatawan mancanegara.

Menurutnya, momen ini harus dimanfaatkan untuk memperkenalkan keindahan alam Kabupaten Lumajang secara luas dan masif.

“Potensi wisata alam Lumajang sangat luar biasa. Ini menjadi kesempatan bagi kita untuk terus menjaga keindahan dan kelestariannya, sekaligus memperkenalkan destinasi wisata Lumajang kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan mancanegara,” ujar Dewi, Jumat (11/9/26).

Meski angka kunjungan terus menunjukkan tren positif, Dewi mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara popularitas destinasi dan kelestarian lingkungan.

Pengelolaan pariwisata tidak boleh hanya berfokus pada kuantitas pengunjung, melainkan juga pada kualitas pengalaman serta keberlanjutan ekosistem.

“Jangan hanya mengejar jumlah kunjungan, yang tidak kalah penting adalah bagaimana wisatawan mendapatkan pengalaman yang baik dan alam tetap terjaga. Dengan begitu, wisata kita bisa tumbuh secara berkelanjutan,” tegasnya.

Melalui tata kelola yang memperhatikan kelestarian alam dan kenyamanan pengunjung, Air Terjun Kapas Biru diharapkan dapat terus menjadi destinasi unggulan di Lumajang.

“Harapannya, jadi destinasi unggulan yang mendunia tanpa mengorbankan keasrian lingkungannya,” Dewi memungkasi. (*)


Editor: Elha Hidayat

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.