Lumajang, – Menjelang perayaan Idul Fitri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang intens melakukan pengecekan dan perawatan sistem Early Warning System (EWS) di sejumlah wilayah rawan bencana.

Pemeliharaan ini dilakukan untuk memastikan sirene tsunami, sensor banjir, dan sirene tanah longsor berfungsi optimal dan siap mendeteksi potensi bencana.

Kalaksa BPBD Lumajang Isnugroho mengatakan, lokasi yang menjadi fokus pemeliharaan antara lain Dusun Sidomukti, Desa Tamanayu, Dusun Krajan, Desa Tegalrejo, dan Dusun Karangmenjangan, Desa Bulurejo.

“Dari hasil survei, sirene EWS Tsunami di Desa Tegalrejo dan Desa Bulurejo berfungsi dengan baik. Namun, sirene EWS Tanah Longsor di Desa Tamanayu masih perlu perawatan lanjutan karena tidak aktif. Kami sudah menjadwalkan perbaikan agar sistem ini bisa beroperasi maksimal sebelum Hari Raya,” katanya, Selasa (10/3/2026).

Ia menambahkan, cuaca di wilayah Lumajang saat ini terpantau cerah berawan, sehingga mendukung kelancaran proses pemeliharaan. Tim teknisi BPBD melakukan pengecekan rutin, uji coba sirene, serta perbaikan komponen yang mengalami gangguan.

“Kesiapsiagaan masyarakat tetap menjadi hal utama. Kami berharap masyarakat tidak hanya mengandalkan alat, tetapi paham cara merespons peringatan dini. Dengan EWS yang terjaga, risiko bencana dapat diminimalkan, dan aktivitas selama libur Lebaran tetap aman,” pungkasnya. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.