Pasuruan,- Hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pasuruan, Rabu (4/3/2026) malam.

Akibat kejadian tersebut, puluhan pohon tumbang dan belasan rumah warga mengalami kerusakan dengan berbagai tingkat keparahan.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, sedikitnya 15 kecamatan terdampak, yakni Winongan, Grati, Bangil, Rejoso, Gondangwetan, Sukorejo, Kraton, Lekok, Lumbang, Purwodadi, Pandaan, Puspo, Pasrepan, Purwosari, dan Nguling.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan hujan deras yang turun sejak sore hari disertai angin kencang menyebabkan banyak pohon tumbang serta merusak bangunan warga.

“Sedikitnya ada 15 kecamatan yang terdampak cuaca ekstrem. Tim kami langsung turun ke lapangan untuk melakukan asesmen dan penanganan darurat,” ujar Sugeng.

Untuk kejadian pohon tumbang, Kecamatan Winongan tercatat sebagai wilayah dengan jumlah terbanyak, yakni tujuh titik. Disusul Kecamatan Grati lima titik, dan Rejoso empat titik.

Lalu Kecamatan Gondangwetan dua titik, serta masing-masing satu titik di Bangil, Sukorejo, Kraton, Lekok, Lumbang, Purwodadi, Nguling, dan Pandaan.

“Sebagian besar pohon tumbang menutup akses jalan dan menimpa halaman rumah warga. Petugas bersama relawan langsung melakukan pemotongan dan pembersihan material pohon agar lalu lintas kembali normal,” bebernya.

Salah satu kejadian yang menimbulkan korban terjadi di Jalan Raya depan Stadion Plumbon, Kelurahan Pandaan, Kecamatan Pandaan, sekitar pukul 19.30 WIB.

Pohon tua yang roboh akibat hujan deras dan angin kencang menimpa seorang pengendara motor bernama Zulfatul Rohma Mahfiro hingga mengalami luka parah di bagian kepala dan patah kaki.

Korban sempat tidak sadarkan diri sebelum akhirnya dievakuasi dan dilarikan ke RS Prima Husada untuk mendapatkan penanganan medis.

“Korban sudah ditangani tim medis dan saat ini dalam perawatan. Kami terus memantau perkembangannya,” tambah Sugeng.

Selain pohon tumbang, angin kencang juga mengakibatkan kerusakan rumah warga di sejumlah kecamatan. Di Kecamatan Lekok tercatat satu rumah rusak berat dan satu kantor KUA rusak ringan.

Kecamatan Puspo dan Pasrepan masing-masing satu rumah rusak sedang. Di Winongan, dua rumah dilaporkan rusak berat.

Sementara itu, di Gondangwetan terdapat dua rumah rusak sedang, Purwosari satu rumah rusak sedang, Purwodadi enam rumah rusak sedang, Lumbang satu rumah rusak sedang, serta Rejoso satu rumah rusak berat.

Sugeng menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan pendataan lanjutan untuk memastikan jumlah kerusakan dan kebutuhan warga terdampak.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada perangkat desa atau BPBD agar bisa segera ditangani,” sampainya. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.