Jember,- Luluk Ul Karomah, guru honorer di MTs Pondok Pesantren Nurul Chotib Al Qodiri 4, Desa Wringin Agung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember, meninggal dunia setelah melahirkan anak keduanya, Kamis malam, (21/08/25) lalu.
Almarhumah dikenal sebagai sosok pendidik yang sabar dan tekun. Hampir sepuluh tahun ia mengabdikan diri di madrasah tersebut, mengajar Bahasa Indonesia sekaligus membimbing santri dalam menghafal Al-Qur’an.
“Bahkan sehari sebelum melahirkan, dia masih tetap berangkat mengajar,” ujar Khairul Anam (33), suami almarhumah, saat ditemui di rumah duka, Jumat (29/8/25).
Setiap hari, Luluk menempuh perjalanan sekitar 13 kilometer (KM).dari rumah sederhana mereka di Desa Pringgowirawan, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember.
Meski hanya berstatus honorer dengan penghasilan yang sangat terbatas, ia tetap mengajar dengan penuh keikhlasan.
Kini, Khairul harus membesarkan dua anaknya seorang diri. Seorang berusia tujuh tahun dan bayi yang baru lahir dalam keadaan sehat.
“Anak saya tidak seceria dulu setelah ibunya pergi,” ungkapnya.
Sebelum wafat, Luluk sempat meninggalkan pesan penting bagi masa depan anak-anaknya. Ia berpesan agar keduanya tetap melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
“Dia ingin anak-anak mondok dulu setelah lulus SD, lalu saat kuliah bisa jadi perawat. Katanya supaya mandiri dan bisa menjaga diri,” kenang Khairul. (*)
Editor: Mohammad S
Publisher: Keyra