Menu

Mode Gelap
Kerusuhan Meluas, Presiden Prabowo Perintahkan Tindakan Anarkis Ditindak Tegas Dengan Sistem Desil, PKH Lumajang Perkuat Ketahanan Keluarga Rentan Pria di Pasuruan Masuk Rumah Tetangga, Sempat Damai tapi Akhirnya Ditahan karena Narkoba Akhmad Munir Nakhodai PWI Pusat, Bawa Semangat Rekonsiliasi Festival Da’i Muda LDNU Kraksaan Tuntas, Sukses Cetak 6 Kader Dakwah Terbaik Blarr! Bondet Meledak di Sumber Wetan Kota Probolinggo, Lukai Seorang Pemuda

Peristiwa · 14 Jul 2025 11:59 WIB

Perahu Rombongan Pemancing Terbalik di Perairan Lekok Pasuruan, Dua Orang Tewas, Tiga Masih Hilang


					Pencarian korban tenggelam di perairan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Perbesar

Pencarian korban tenggelam di perairan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Pasuruan, – Perahu berisi rombongan pemancing terbalik usai dihantam ombak besar di perairan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Dalam insiden ini, dua orang dilaporkan meninggal dunia, sementara tiga orang lainnya masih dalam pencarian.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (13/7/2025) sekitar pukul 15.30 WIB, di perairan sekitar 1,2 mil laut atau sekitar dua kilometer dari bibir Pantai Pasirpanjang, Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.

Total penumpang dalam perahu tersebut berjumlah 20 orang, termasuk nakhoda dan ABK. Rombongan terdiri dari warga Pasuruan dan sebagian berasal dari Kabupaten Malang.

Menurut keterangan Syaifudin (50), warga sekitar yang saat itu berada di tepi pantai, mengatakan bahwa perahu dihantam ombak besar sebanyak dua kali saat dalam perjalanan pulang.

Hantaman pertama hanya membuat perahu bergoyang, namun hantaman kedua membuat perahu langsung terbalik.

“Awalnya masih bisa jalan meski bergoyang. Setelah itu kena ombak kedua langsung tenggelam,” ujarnya.

Beberapa penumpang sempat bertahan mengapung, sebagian naik ke badan perahu, sementara yang lain terseret arus. Sejumlah pemancing lain yang melintas di lokasi kejadian ikut membantu proses penyelamatan.

Salah satu saksi mata yang juga ikut menolong, Solikhin (53), pemancing lain yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian mengatakan, dirinya sempat mendengar teriakan minta tolong dari arah laut. Ia segera mendekati lokasi dengan perahu kecil miliknya untuk memberikan pertolongan.

“Orangnya terpencar-pencar. Saya dekati yang kelihatan. Saya berhasil selamatkan lima orang, termasuk nakhoda perahu. Satu di antaranya sudah meninggal. Ada yang mengapung sambil berpegangan kardus, ada yang sudah lemas di atas perahu kecil,” jelasnya.

Korban meninggal pertama diketahui bernama Ahmad Asfihani, warga Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Korban kedua, bernama Winarso, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (14/7/2025) pagi.

Hingga kini, tim SAR gabungan dari Basarnas, Polri, TNI, dan BPBD Pasuruan masih menyisir di sekitar lokasi kejadian guna mencari tiga korban yang dilaporkan belum ditemukan.

Sementara para korban selamat telah dievakuasi ke RSUD Grati, Kabupaten Pasuruan, guna mendapatkan perawatan lebih lanjut. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 448 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Blarr! Bondet Meledak di Sumber Wetan Kota Probolinggo, Lukai Seorang Pemuda

31 Agustus 2025 - 07:45 WIB

Berawal dari Bakar Sampah, Warung di Kota Probolinggo Ludes Terbakar

30 Agustus 2025 - 20:05 WIB

Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Baru Pandaan Akan Direlokasi

29 Agustus 2025 - 17:38 WIB

Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa

29 Agustus 2025 - 15:45 WIB

Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan

29 Agustus 2025 - 14:59 WIB

Kebakaran Landa Pasar Baru Pandaan, Puluhan Lapak Terbakar

29 Agustus 2025 - 04:45 WIB

Truk Muat 10 Ton Beras Tergelincir ke Sungai Bondoyudo Lumajang

28 Agustus 2025 - 18:33 WIB

DPO Curanmor Korban Ledakan Bondet di Pasrepan Meninggal Dunia

27 Agustus 2025 - 16:18 WIB

Gudang Mebel di Pasuruan Hangus, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta

26 Agustus 2025 - 14:52 WIB

Trending di Peristiwa