Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Pemerintahan · 1 Jul 2025 16:48 WIB

Jaga Keamanan Lumajang Perlu Sinergi Masyarakat dan Aparat


					Istimewa Perbesar

Istimewa

Lumajang, – Bupati Lumajang, Indah Amperawati atau yang akrab disapa Bunda Indah menegaskan, bahwa keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan sematan. Keamanan tercipta berkat kerja sama lintas sektor yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan Bunda Indah usai mengikuti upacara Hari Bhayangkara ke-79 di Alun-alun Lumajang pada Selasa (1/7/25) pagi.

Bertema “Polri untuk Masyarakat”, upacara berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebangsaan yang tinggi.

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar memimpin upacara sekaligus membacakan amanat Kapolda Jawa Timur yang menyoroti keberhasilan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan. Termasuk suksesnya pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 serta meningkatnya kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.

Bunda Indah menekankan, pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia mengapresiasi transformasi Polri yang kini lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan rakyat.

“Kami sangat mendukung langkah Polri yang semakin dekat dengan masyarakat. Kekuatan Polri bukan hanya dari seragam, tapi dari komitmen dan kasih sayang kepada rakyat,” kata Bunda Indah.

Sebagai wujud nyata dukungan pemerintah daerah, Bunda Indah menyerahkan trofi Juara 1 Gebyar Polisi Cilik (Pocil) tingkat Polda Jawa Timur kepada tim Pocil Lumajang beserta hadiah uang pembinaan sebesar Rp10 juta.

Ia menilai, keberhasilan anak-anak dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa nilai-nilai patriotisme dan karakter kuat dapat ditanamkan sejak usia dini.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada para pemenang lomba Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) tingkat Kabupaten Lumajang.

Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya seremonial, melainkan strategi penting dalam membangun kesadaran kolektif dan ketahanan sosial di masyarakat.

“Kami ingin warga aktif berperan sebagai pelaku keamanan, bukan hanya penonton. Keamanan yang berlandaskan partisipasi masyarakat adalah bentuk nyata cinta terhadap kampung halaman,” tegasnya. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan

29 Agustus 2025 - 20:51 WIB

Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

29 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Pemkot Probolinggo Usulkan 1.877 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Tunggu Restu Kemenpan RB

27 Agustus 2025 - 14:34 WIB

Bunda Indah Ingatkan ASN Lumajang untuk Adaptif Hadapi Era Digital

26 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Polemik Alihfungsi Gedung Kesenian, Wali Kota Probolinggo Terbuka Dialog dengan Pelaku Seni

26 Agustus 2025 - 07:44 WIB

LSM Diduga Peras Kades di Lumajang, Bupati Tidak Akan Ditoleransi

25 Agustus 2025 - 17:53 WIB

Trending di Pemerintahan