Menu

Mode Gelap
Kerusuhan Meluas, Presiden Prabowo Perintahkan Tindakan Anarkis Ditindak Tegas Dengan Sistem Desil, PKH Lumajang Perkuat Ketahanan Keluarga Rentan Pria di Pasuruan Masuk Rumah Tetangga, Sempat Damai tapi Akhirnya Ditahan karena Narkoba Akhmad Munir Nakhodai PWI Pusat, Bawa Semangat Rekonsiliasi Festival Da’i Muda LDNU Kraksaan Tuntas, Sukses Cetak 6 Kader Dakwah Terbaik Blarr! Bondet Meledak di Sumber Wetan Kota Probolinggo, Lukai Seorang Pemuda

Pemerintahan · 24 Jun 2025 11:10 WIB

Distribusi Hasil Tani Terhambat, Jalan di Dusun Glabag Jadi Perhatian Pemkab Lumajang


					Istimewa. Perbesar

Istimewa.

Lumajang, – Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali menunjukkan komitmennya dalam membenahi infrastruktur desa yang menjadi penopang utama aktivitas ekonomi masyarakat.

Salah satunya terlihat dari kunjungan Bupati Lumajang, Indah Amperawati, bersama anggota DPRD Kabupaten Lumajang, Dedi Marta ke Dusun Glabag, Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, pada Senin (23/6/2025).

Kunjungan tersebut untuk meninjau langsung kondisi jalan penghubung antar desa yang mengalami kerusakan.

Jalan ini merupakan akses vital bagi tiga desa (Ranuwurung, Ledoktempuro, dan Salak) yang selama ini menjadi jalur utama distribusi hasil pertanian warga.

Kerusakan yang cukup parah pada beberapa titik jalan dinilai telah menghambat kelancaran distribusi hasil tani serta menyulitkan akses warga menuju sekolah dan layanan dasar lainnya.

Menanggapi hal ini, Bupati Indah menegaskan, bahwa pemerintah daerah telah memasukkan jalur tersebut ke dalam skala prioritas pembangunan infrastruktur tahun 2025.

“Jalur ini penting karena menghubungkan tiga desa dan menjadi akses utama hasil pertanian masyarakat. Tahun ini kita mulai tahap pertama perbaikan sepanjang 1,3 kilometer dengan anggaran Rp2,4 miliar,” kata Bupati Lumajang yang akrab disapa Bunda Indah, saat dikonfirmasi, Selasa (24/6/25).

Ia menambahkan, perbaikan akan dilakukan bertahap dari total panjang kerusakan yang mencapai 3,5 kilometer.

Sementara itu, Dedi Marta yang turut hadir dalam peninjauan tersebut menyampaikan dukungannya terhadap langkah pemerintah daerah.

Ia menilai kolaborasi antara eksekutif dan legislatif sangat penting dalam mendorong pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kami melihat langsung bagaimana akses jalan ini sangat krusial bagi warga, terutama petani. Kami mendukung penuh rencana perbaikannya.  Ini bukan hanya soal jalan, tapi soal kelangsungan ekonomi desa,” ungkap pria yang kerap disapa Mas Bom-Bom itu.

Menurut dia, kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan DPRD Lumajang untuk memastikan pembangunan berjalan tepat sasaran.

“Dengan infrastruktur jalan yang memadai, diharapkan distribusi hasil pertanian dan akses layanan publik lainnya dapat berlangsung lebih efisien, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa,” pungkasnya. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 54 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan

29 Agustus 2025 - 20:51 WIB

Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

29 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Pemkot Probolinggo Usulkan 1.877 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Tunggu Restu Kemenpan RB

27 Agustus 2025 - 14:34 WIB

Bunda Indah Ingatkan ASN Lumajang untuk Adaptif Hadapi Era Digital

26 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Polemik Alihfungsi Gedung Kesenian, Wali Kota Probolinggo Terbuka Dialog dengan Pelaku Seni

26 Agustus 2025 - 07:44 WIB

LSM Diduga Peras Kades di Lumajang, Bupati Tidak Akan Ditoleransi

25 Agustus 2025 - 17:53 WIB

Trending di Pemerintahan