Menu

Mode Gelap
Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan Kasus Campak Melonjak di Jember, Pencegahan Terhambat Imunisasi Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

Lingkungan · 6 Mei 2025 14:19 WIB

Disurvei Pemprov Jawa Timur, Pemkab Probolinggo Berharap Jembatan Rusak Segera Diperbaiki


					Di antara jembatan yang disurvei oleh tim Pemprov Jatim didampingi BPBD Kabupaten Probolinggo (Foto: Istimewa)
Perbesar

Di antara jembatan yang disurvei oleh tim Pemprov Jatim didampingi BPBD Kabupaten Probolinggo (Foto: Istimewa)

Probolinggo – Sejumlah jembatan yang terputus akibat banjir bandang beberapa waktu yang lalu, sejak dua hari ini telah disurvei oleh Bina Marga Provinsi Jawa Timur. Pemkab Probolinggo berharap, jembatan dapat segera dibangun agar aktifitas warga dapat kembali seperti semula.

Kepala BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarif saat dikonfirmasi mengatakan, lima jembatan yang terputus dan satu plengsengan telah disurvei oleh tim gabungan dari BPBD Provinsi Jatim, PUPR Bina Marga Jatim, Bappeda sejak Senin kemarin hingga hari ini.

Adapun jembatan tersebut yakni, jembatan Seboro di Kecamatan Krejengan, Jembatan Betektama – Plaosan yang menghubungkan dua kecamatan Gading dan Krucil.

Kemudian Jembatan Batur dan Betektaman di Kecamatan Gading dan Jembatan Wedusan di Kecamatan Tiris. Jembatan Satreyan – Sumbersecang dan Brabe – Condong di Kecamatan Maron, serta Jembatan Karangbong di Kecamatan Pajarakan.

“Jadi selama kami mendampingi survei yang dilakukan oleh tim dari Provinsi Jatim ini mulai dari pengukuran, kemendesakannya, prediksi masa pengerjaan, hingga faktor lainnya,” katanya.

Oemar mengungkapkan, nantinya setelah survei, tim akan melakukan verifikasi mana yang akan dibangun serta perhitungan biayanya. Kemudian diajukan ke Gubernur Jatim dan setelah disposisi turun maka langsung dikerjakan.

Kemudian dalam verifikasi tersebut apakah pembangunan jembatan akan menggunakan konstruksi lain seperti jembatan gantung dengan waktu pembangunan enam bulan atau model konstruksi jembatan lain, seperti jembatan baley.

“Kami berharap pembangunan jembatan-jembatan ini dapat segera terealisasi secepatnya sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti semula,” imbuh Oemar. (*)

 


Editor : Ikhsan Mahmudi

Publisher : Keyra


Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Perkuat Jalur Gumitir, Pemasangan Beronjong di Tikungan Khokap Dikebut

27 Agustus 2025 - 03:35 WIB

Cuaca Ekstrem, BPBD Lumajang Ingatkan Hindari Kawasan Rawan Longsor dan Banjir

21 Agustus 2025 - 20:20 WIB

TRC dan Loader Dikerahkan, BPBD Lumajang Buka Akses Jalan Tertimbun Longsor

20 Agustus 2025 - 14:16 WIB

Jelang Perayaan HUT Kemerdekaan RI, Warga Protes Kerusakan Hutan di Kawasan Proyek Tol Probowangi

16 Agustus 2025 - 19:55 WIB

Ingat! Mulai 10 Agustus 2025, Pasar Minggu Kota Probolinggo Pindah ke Jalan Suroyo

8 Agustus 2025 - 19:52 WIB

Portal Jalan Tambakrejo–Lumbang Ditata Ulang, Mobil Damkar Jadi Tolak Ukur

2 Agustus 2025 - 18:04 WIB

Jalur Lumajang-Malang via Piket Nol Tertutup Longsor di Enam Titik

31 Juli 2025 - 19:36 WIB

Cuaca Ekstrem, BPBD Lumajang Imbau Penambang Waspada Banjir di Aliran Sungai Semeru

31 Juli 2025 - 16:05 WIB

Bakal Dipercantik, Alun-alun Kota Probolinggo Ditutup 5 Bulan

30 Juli 2025 - 16:31 WIB

Trending di Lingkungan