Menu

Mode Gelap
Gerakan Solidaritas untuk Affan Kurniawan, Penegakan Keadilan hingga Salat Ghaib Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG

Peristiwa · 17 Mei 2023 18:32 WIB

Tiga Korban Miras di Bangil Belum Stabil, Masih Dirawat


					Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gubunagi. Perbesar

Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gubunagi.

Pasuruan, – Kondisi tiga warga yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil, Kabupaten Pasuruan, usai menenggak minuman keras (miras) masih belum stabil. Ketiganya masih menjadi pesanan intensif.

“Kondisi tiga korban yang berada di RSUD Bangil masih belum stabil,” kata Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gubunagi, Rabu (17/5/2023).

Menurut kapolres, ketiga warga saat ini masih memerlukan alat bantu pernapasan berupa ventilator untuk membantu fungsi pernapasan. Selain itu, mereka juga masih dalam keadaan belum sadar sepenuhnya. “Jadi ketiganya ini belum sadarkan diri,” kata Bayu.

Dengan kondisi itu, polisi masih belum bisa meminta keterangan kepada mereka. Selain itu, polisi juga belum bisa melakukan uji labolatorium terhadap mereka untuk menentukan penyebabnya.

Polisi pun juga belum bisa memastikan apakah minuman tersebut dioplos atau tidak. Karena menurut AKBP Bayu untuk menjelaskan apakah minuman ini dioplos atau tidak itu dibutuhkan ahli atau hasil dari labolatorium.

“Dioplos atau tidaknya ini masih kami dalami karena untuk menjelaskan apakah minuman ini dioplos atau tidak itu dibutuhkan ahli atau hasil dari labolatorium,” katanya.

Kapolres menambahkan, sementara ini polisi sudah mengamankan tiga botol yang berisi sisa dari minuman yang sudah dikonsumsi para korban.

“Yang sedang kami cari adalah pakaian korban pada saat peristiwa itu terjadi, kemudian tikar untuk alas ketika para korban kumpul-kumpul mengkonsumsi minuman,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahi, tujug orang di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan dilaporkan tewas usai pesta miras dalam sebuah hajatan di rumah seorang warga di Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (13/5/2023) hingga Minggu (14/5/2023) lalu.

Setelah menenggak miras, para korban kembali ke rumah masing-masing. Namun, mulai Senin (15/5/2023) satu per satu korban mulai mengeluh sakit dan kondisinya semakin memburuk hingga akhirnya tujuh orang tewas dan tiga dirawat di rumah sakit. (*)

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Baru Pandaan Akan Direlokasi

29 Agustus 2025 - 17:38 WIB

Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

29 Agustus 2025 - 17:30 WIB

Modus Jual Beli Mobil Berkedok Kredit, Guru di Lumajang Terjebak Skema Tipu Daya Teman Sendiri

29 Agustus 2025 - 15:54 WIB

Brak! Atap Kelas SMAN 1 Tiris Ambruk saat Jam Pelajaran, Puluhan Siswa Tertimpa

29 Agustus 2025 - 15:45 WIB

Bikin Geger! Ular Piton 3 Meter Masuk ke Rumah Warga di Mayangan

29 Agustus 2025 - 14:59 WIB

Tiga Truk Kayu Lolos dari Hutan, Ilegal Logging Diduga Sudah Berulang

29 Agustus 2025 - 08:48 WIB

Kebakaran Landa Pasar Baru Pandaan, Puluhan Lapak Terbakar

29 Agustus 2025 - 04:45 WIB

Truk Muat 10 Ton Beras Tergelincir ke Sungai Bondoyudo Lumajang

28 Agustus 2025 - 18:33 WIB

Janji Bebaskan Tahanan, Tiga Preman Ngaku Polisi Ditangkap

28 Agustus 2025 - 15:39 WIB

Trending di Hukum & Kriminal