Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gubunagi.

Tiga Korban Miras di Bangil Belum Stabil, Masih Dirawat

Pasuruan, – Kondisi tiga warga yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil, Kabupaten Pasuruan, usai menenggak minuman keras (miras) masih belum stabil. Ketiganya masih menjadi pesanan intensif.

“Kondisi tiga korban yang berada di RSUD Bangil masih belum stabil,” kata Kapolres Pasuruan, AKBP Bayu Pratama Gubunagi, Rabu (17/5/2023).

Menurut kapolres, ketiga warga saat ini masih memerlukan alat bantu pernapasan berupa ventilator untuk membantu fungsi pernapasan. Selain itu, mereka juga masih dalam keadaan belum sadar sepenuhnya. “Jadi ketiganya ini belum sadarkan diri,” kata Bayu.

Dengan kondisi itu, polisi masih belum bisa meminta keterangan kepada mereka. Selain itu, polisi juga belum bisa melakukan uji labolatorium terhadap mereka untuk menentukan penyebabnya.

Polisi pun juga belum bisa memastikan apakah minuman tersebut dioplos atau tidak. Karena menurut AKBP Bayu untuk menjelaskan apakah minuman ini dioplos atau tidak itu dibutuhkan ahli atau hasil dari labolatorium.

“Dioplos atau tidaknya ini masih kami dalami karena untuk menjelaskan apakah minuman ini dioplos atau tidak itu dibutuhkan ahli atau hasil dari labolatorium,” katanya.

Kapolres menambahkan, sementara ini polisi sudah mengamankan tiga botol yang berisi sisa dari minuman yang sudah dikonsumsi para korban.

“Yang sedang kami cari adalah pakaian korban pada saat peristiwa itu terjadi, kemudian tikar untuk alas ketika para korban kumpul-kumpul mengkonsumsi minuman,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahi, tujug orang di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan dilaporkan tewas usai pesta miras dalam sebuah hajatan di rumah seorang warga di Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (13/5/2023) hingga Minggu (14/5/2023) lalu.

Setelah menenggak miras, para korban kembali ke rumah masing-masing. Namun, mulai Senin (15/5/2023) satu per satu korban mulai mengeluh sakit dan kondisinya semakin memburuk hingga akhirnya tujuh orang tewas dan tiga dirawat di rumah sakit. (*)

Baca Juga  Terjerat Kasus Penggelapan BPKB, Pemuda di Pasuruan Menikah di Kantor Kepolisian

Editor: Ikhsan Mahmudi
Publisher: Zainul Hasan R.

Baca Juga

Mandi di Sungai, Bocah di Purwosari Pasuruan Ditemukan tak Bernyawa

Pasuruan,- Bocah berusia 7 tahun, D-E-R-K, ditemukan meninggal dunia akibat diduga tenggelam di Sungai Babatan, …