Menu

Mode Gelap
Begal Bersenjata Celurit Gasak Motor di Winongan Pasuruan Kabar Gembira! Probolinggo Segera Buka Rute Pelayaran Langsung ke Lombok Gerakan Solidaritas untuk Affan Kurniawan, Penegakan Keadilan hingga Salat Ghaib Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan

Kesehatan · 3 Mei 2020 12:24 WIB

Kakek asal Dringu dan Pemudik dari Jateng Tambah Pasien Covid-19 di Probolinggo


					Kakek asal Dringu dan Pemudik dari Jateng Tambah Pasien Covid-19 di Probolinggo Perbesar

KRAKSAAN-PANTURA7.com, Warga positif corona virus disease (Covid-19) di Kabupaten Probolinggo terus bertambah. Kini, total sudah 21 warga yang positif terpapar Covid-19, atau bertambah 2 orang dari jumlah sebelumnya yakni 19 orang.

Tambahan 2 warga positif Covid-19, berasal dari Desa Sentong, Kecamatan Krejengan. Sedangkan 1 warga lainnya, berasal dari Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Data terbaru sebaran Covid-19 Kabupaten Probolinggo, pada Minggu (3/5/2020) malam juga menyebutkan bahwa jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga membengkak menjadi 419 dari 412. Sementara angka Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih tetap sebanyak 47 orang.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo, dr. Anang Budi Yoelijanto mengatakan, pasien baru positif Covid-19 dari Desa Tamansari, merupakan seorang kakek. Ia terpapar virus corona dari sang cucu, bayi berusia 1,5 tahun, yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19.

“Usia pasien baru dari Desa Tamansari ini 60 tahun. Sedangkan satu orang dari Desa Sentong berjenis kelamin laki-laki usianya 44 tahun. Ia baru pulang dari Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Kondisi keduanya sehat dan baik,” kata dr. Anang.

Si kakek, klaim dr. Anang, saat ini menjalani isolasi mandiri di rumahnya. Namun ia akan segera dijemput oleh Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, untuk dibawa ke rumah pengawasan.

“Sementara pasien baru dari Desa Sentong, sudah menjalani isolasi di rumah pengawasan Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” ia menjelaskan.

Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Probolinggo, menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat ini, pihaknya tak henti-henti menyerukan penerapan sosial distancing dan kawasan tertib physical distancing.

“Selain itu check point kita tegakkan dan mewajibkan masyarakat selalu menggunakan masker apabila beraktifitas diluar rumahnya,” tutur dr. Anang. (*)


Editor : Efendi Muhammad
Publisher : A. Zainullah FT


Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan

29 Agustus 2025 - 20:51 WIB

Kasus Campak Melonjak di Jember, Pencegahan Terhambat Imunisasi

29 Agustus 2025 - 14:18 WIB

Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

29 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Tingkatkan Kompetensi, 31 Pejabat Pemkab Probolinggo Ikuti Assesment di Surabaya

28 Agustus 2025 - 10:14 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Pemkot Probolinggo Usulkan 1.877 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Tunggu Restu Kemenpan RB

27 Agustus 2025 - 14:34 WIB

Bunda Indah Ingatkan ASN Lumajang untuk Adaptif Hadapi Era Digital

26 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Trending di Pemerintahan