Probolinggo,– Sebatang pohon kelapa roboh dan menimpa bentangan kabel listrik PLN di sisi barat jalan alternatif menuju Pasar Maron, Desa Brani Kulon, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.

Batang pohon tersebut membuat kabel tampak melengkung ke bawah dan berada di sekitar permukiman warga.

Pohon kelapa itu berada di tepi lahan pertanian tembakau. Setelah roboh, sebagian batangnya tertahan pada jaringan kabel listrik yang membentang di kawasan tersebut.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena lokasi pohon berada di jalur yang kerap dilalui warga sekitar.

Selain berdekatan dengan rumah penduduk, kawasan itu juga berada di sekitar lingkungan pondok pesantren.

Warga sekitar, Kholil, meminta kondisi tersebut segera ditangani. Menurutnya, pohon yang masih tertahan pada jaringan kabel perlu segera dipotong untuk mengantisipasi risiko terhadap warga dan pengguna jalan.

“Seharusnya dipotong ini pak, ini kan menyangkut keselamatan banyak orang. Kalau tidak segera dipotong, bahayanya bukan cuma untuk satu orang saja, tapi bisa berdampak ke banyak rumah, termasuk area pondok di sekitar sini,” ujar Kholil ditemui di lokasi, Rabu (19/8/26).

Kholil berharap, pihak terkait segera melakukan pemeriksaan dan penanganan terhadap pohon tersebut.

“Kondisi jaringan kabel yang melengkung akibat tertahan batang pohon perlu mendapat perhatian agar tidak menimbulkan gangguan terhadap warga di sekitar lokasi,” ucapnya.

Upaya konfirmasi terkait kondisi pohon kelapa yang menimpa jaringan kabel listrik telah disampaikan melalui pesan WhatsApp (WA) kepada Hans Tua M. Sinaga selaku Manager ULP Kraksaan.

Namun hingga berita ini disusun, sekitar pukul 17.00 WIB, pesan konfirmasi tidak mendapatkan tanggapan meski telah terbaca. (*)


Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.