Jember,- Pertamina Patra Niaga dalam praktiknya selalu memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi, salah satunya LPG bagi masyarakat Kabupaten Jember.
Dalam proses distribusi, Pertamina masif melakukan pemantauan di lapangan sebagai upaya memastikan stok mencukupi dan LPG digunakan sesuai peruntukannya.
Pasca Idul Fitri lalu hingga sepekan terakhir, beredar isu masyarakat Kabupaten Jember masih mengalami kesulitan mendapatkan LPG 3 kg.
Menyikapi hal ini, Pertamina Patra Niaga melaksanakan antisipasi dan mitigasi lanjutan, yakni pengecekan lapangan mulai dari stok hingga isu distribusi serta masif berkoordinasi dengan pemerintah daerah, seperti yang baru saja dilaksanakan bersama Bupati dan Forkopimda Jember, Senin (6/4/24).
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi menyebut, Pertamina pastikan pemenuhan kebutuhan LPG 3 kg bagi masyarakat, tak terkecuali di Kabupaten Jember.
“Dalam forum komunikasi Senin lalu, telah dilaksanakan diskusi lebih lanjut terkait keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan LPG 3 Kg,” kata Ahad.
“Melalui koordinasi lintas sektor ini, diharapkan agar kebutuhan LPG 3 kg masyarakat Kabupaten Jember dapat terpenuhi mengingat Kabupaten Jember sebagai barometer tapal kuda dengan jumlah penduduk terbanyak di area timur,” imbuhnya.
Ahad menjelaskan, pada pekan lalu selama libur panjang perayaan Paskah, Pertamina juga telah melaksanakan penyaluran tambahan sebanyak 36 ribu tabung yang mana jumlah ini mencapai 47% dari alokasi normal.
Sebagai mitigasi masih terjadinya lonjakan permintaan, Pertamina telah meminta agen agar dapat melaksanakan prioritas pengiriman kepada pangkalan dengan indikasi serapan tertinggi.
“Kemudian di level pangkalan untuk dapat memprioritaskan penjualan kepada konsumen langsung dengan harga sesuai HET,” bebernya.
“Segala antisipasi dan mitigasi ini dilaksanakan upaya memastikan pasokan dan distribusi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat setempat,” tutup Ahad.
Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian di pangkalan resmi Pertamina agar bisa mendapatkan LPG sesuai HET Rp18 ribu dengan kualitas dan kuantitas yang sesuai.
Pertamina telah menegaskan kembali ke seluruh agen dan pangkalan terkait penyaluran harus tepat sasaran dan senantiasa mengecek secara disiplin terkait penjualan akhir ke konsumen.
Ketika ada salah satu ketentuan yang tidak dipatuhi oleh pihak agen/pangkalan resmi Pertamina, maka akan diberikan sanksi berupa stop alokasi sampai dengan Pemutusan Hubungan Usaha atau PHU. (*)













