Jember, – Minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026 terus menunjukkan peningkatan.

Hingga Jumat (27/2/26) atau memasuki hari ke-8 Ramadan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daop 9 Jember mencatat sebanyak 100.842 tempat duduk telah terjual.

Penjualan tersebut berasal dari total periode Angkutan Lebaran yang berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.

Meski demikian, peluang masyarakat untuk mudik menggunakan kereta api masih terbuka.

Pasalnya, hingga hari ini masih tersedia 94.680 tempat duduk yang dapat dipesan oleh calon penumpang.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan, ketersediaan tiket masih cukup, namun pergerakan penjualan bersifat dinamis dan cenderung meningkat mendekati puncak arus mudik.

“Kami mengimbau masyarakat agar segera merencanakan perjalanan dan melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI. Dengan memesan lebih awal, pelanggan memiliki lebih banyak pilihan jadwal sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Daop 9 Jember tidak hanya mengoperasikan kereta reguler, tetapi juga menyiapkan kereta api tambahan.

Salah satunya adalah KA Mutiara Timur Fakultatif relasi Ketapang–Surabaya Gubeng pulang-pergi (PP) yang akan beroperasi mulai 10 Maret hingga 1 April 2026.

Penambahan perjalanan tersebut, diharapkan dapat mengoptimalkan kapasitas angkut sekaligus memberikan alternatif jadwal perjalanan bagi masyarakat selama periode Lebaran.

Selain kesiapan operasional, KAI Daop 9 Jember juga memastikan kondisi sarana, prasarana, serta sumber daya manusia dalam keadaan siap guna mendukung layanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu.

Evaluasi operasional dilakukan secara berkala seiring perkembangan penjualan tiket.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar perjalanan mudik masyarakat berjalan lancar dan selamat,” pungkas Cahyo. (*)

Editor: Mohammad S

Komentar Ditutup! Anda tidak dapat mengirimkan komentar pada artikel ini.