Jember,- Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dalam pengelolaan aparatur sipil negara mendapat perhatian Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI.
Hal itu ditandai dengan kunjungan Kepala BKN RI, Zudan Arif Fakrulloh ke Jember, Jumat (9/1/26).
Kunjungan tersebut diisi dengan kegiatan olahraga bersama di Alun-Alun Nusantara Jember.
Kehadiran Kepala BKN RI disebut sebagai bentuk apresiasi atas kebijakan Pemkab Jember dalam pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Bupati Jember Muhammad Fawait, mengatakan, Jember saat ini menjadi daerah dengan jumlah pengangkatan PPPK paruh waktu terbesar di Indonesia, mencapai sekitar 8.000 orang.
“Beliau datang ke Jember sebagai bentuk apresiasi karena Jember hari ini memperjuangkan nasib PPPK dan PPPK paruh waktu terbesar di Indonesia,” kata Fawait.
Ia mengakui, kebijakan pengangkatan ribuan PPPK berdampak pada fiskal daerah. Namun, Pemkab Jember bersama DPRD menilai kepastian status pegawai yang telah lama mengabdi harus menjadi prioritas.
“Banyak dari mereka sudah mengabdi belasan bahkan puluhan tahun. Pemerintah daerah harus hadir memberi kepastian,” ujarnya.
Selain pengangkatan PPPK, Pemkab Jember juga memutuskan mempertahankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dalam APBD Tahun Anggaran 2026.
“Di saat banyak daerah melakukan penyesuaian bahkan pemotongan TPP, Jember memilih mempertahankannya,” Fawait menambahkan.
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil untuk menjaga kinerja ASN dan kualitas pelayanan publik. Keputusan itu telah mendapat persetujuan DPRD Jember.
“Ini bagian dari komitmen kami agar ASN tetap bekerja optimal melayani masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala BKN RI Zudan Arif Fakrulloh, menilai, kebijakan pengangkatan PPPK di Jember berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan.
“Pengangkatan PPPK penuh waktu dan paruh waktu di Jember berjalan sangat baik. Delapan ribu PPPK paruh waktu itu angka yang sangat besar,” ujar Zudan.
Ia meminta ASN di Jember meningkatkan kinerja sebagai konsekuensi dari kebijakan tersebut.
“Mari kita bantu kepala daerah dengan meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkas dia. (*)












