Surabaya,- Gedung Grahadi Surabaya yang menjadi kantor Gubernur Jawa Timur, dibakar massa, Sabtu (30/8/24) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Api membakar beberapa motor dan menyebabkan kepulan asap tebal di Gedung Grahadi. Ruang wakil gubernur dan pressroom, dilaporkan hangus.
Demonstran melemparkan objek yang diduga bom molotov ke arah polisi, yang kemudian menyebabkan kebakaran di sisi barat Gedung Grahadi, sekitar pukul 22. 55 WIB.
Si jago merah melalap bangunan yang bersebelahan dengan sekolah swasta tersebut. Selain itu, api juga membakar pohon yang ada di depan bangunan Grahadi.
Dalam teriakannya, masih menuntut rekan-rekannya yang ditangkap kepolisian siang hari sebelumnya, agar segera dibebaskan.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur (Jatim), Khofifah Indar Parawansa, mengklaim sudah menghubungi Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, terkait dengan pembebasan massa aksi tersebut.
“Tadi saya telepon Pak Kapolda, karena tadi siang ada dua yang dibebaskan. Malam ini koordinasi dengan Polrestabes,” aku Khofifah.
Saat ini, api yang melalap gedung peninggalan Belanda itu sudah berhasil dipadamkan. Namun demikian, suasana masih mencekam. (*)
Editor : Mohammad S
Publisher : Keyra