Probolinggo,— Jamaah haji asal Kabupaten Probolinggo dari Tanah Suci akan segera tiba. Ada 889 jamaah tergabung dalam tujuh kelompok terbang (kloter), yang akan kembali melalui Bandara Juanda Surabaya dan selanjutnya menuju lokasi penyambutan di wilayah Probolinggo.
Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo, M. Sa’dun mengatakan, seluruh tahapan kepulangan telah disiapkan dengan matang, mulai dari proses penjemputan di bandara, pemeriksaan di Asrama Haji Sukolilo, hingga pengantaran ke titik akhir penyambutan.
“Sehinga pemulangan jamaah haji Kabupaten Probolinggo berjalan sesuai jadwal. Kami bersinergi dengan berbagai pihak untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan para jamaah hingga kembali ke tanah kelahiran,” katanya, Selasa (1/7/2025).
Kloter 83 yang berisi 103 orang jamaah (dengan 2 orang wafat di Tanah Suci) akan tiba pertama pada Senin 7 Juli 2025 sekitar pukul 06.50 WIB di Bandara Juanda.
Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, jamaah diperkirakan tiba di Miniatur Kabah Desa Curahsawo, Kecamatan Gending, pukul 12.20 WIB.
Kloter 84 yang terdiri dari 373 jamaah (1 orang gagal berangkat, 2 orang wafat) juga dijadwalkan tiba pada hari yang sama pukul 09.35 WIB, dan akan sampai di lokasi penyambutan pada pukul 15.05 WIB.
Disusul Kloter 85 dengan 346 jamaah (2 orang wafat), yang akan tiba pada pukul 14.15 WIB dan diperkirakan sampai di Desa Curahsawo pada pukul 19.45 WIB.
Untuk Kloter 88, sebanyak 39 jamaah akan tiba pada Selasa, 8 Juli 2025 pukul 15.35 WIB. Setelah proses administrasi dan perjalanan darat, mereka akan diterima di Kantor Bupati Probolinggo, Kraksaan, pada pukul 21.35 WIB
Tiga kloter lainnya yaitu Kloter 90 (3 jamaah), Kloter 91 (2 jamaah), dijadwalkan pulang pada 9 Juli. Dan Kloter 96 (23 jamaah) dijadwalkan pulang pada 11 Juli.
Para jamaah kloter 90 dan 91 ini akan disambut di Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo dan kloter 96 di Kantor Bupati Kraksaan.
Kemenag Kabupaten Probolinggo juga telah berkoordinasi dengan Pemkab Probolinggo, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan tim kesehatan guna memastikan seluruh proses berjalan tertib dan aman.
“Kami mohon doa dari masyarakat agar seluruh jamaah diberikan kelancaran dalam perjalanan pulang, serta kembali dalam keadaan sehat wal afiat,” imbuh M. Sa’dun. (*)
Editor: Mohammad S
Publisher: Keyra