Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Pemerintahan · 14 Feb 2025 16:55 WIB

Sebelum Dilantik Wakil Bupati, Yudha Adji Kusuma Telah Memetakan Tiga Persoalan di Lumajang


					Istimewa. Perbesar

Istimewa.

Lumajang, – Sebelum dilantik, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lumajang terpilih Indah Amperawati – Yudha Adji Kusuma telah memetakan tiga persoalan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Pertama terkait infrastruktur jalan. Daerah selatan Lumajang merupakan daerah yang warganya menggantungkan hidup sebagai penambang pasir. Banyak truk besar wira-wiri di jalan protokol yang berdampak pada kerusakan jalan berulang.

“Kami akan fokus pada infrastruktur jalan di Lumajang, banyak yang rusak,” kata Yudha, Jumat (14/2/25).

Selain jalan, kata Yudha, ada beberapa wilayah yang rawan terhadap bencana longsor, banjir, hingga erupsi Gunung Semeru yang juga berdampak terhadap kerusakan infrastruktur.

“Hal itu. harus mendapat perhatian lebih. Perlu kolaborasi seluruh pihak untuk mengatasi persoalan ini,” ungkapnya.

Kata Yudha, mitigasi bencana akan ditingkatkan, termasuk kesiapan peralatan, hingga koordinasi dengan relawan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang.

“Kami sudah menyiapkan karena Lumajang sering dilanda bencana. Akan kami siapkan peralatan yang dibutuhkan warga, kami selalu koordinasi dengan BPBD, dengan relawan juga,” ujar Yudha.

Terakhir kata Yudha, dirinya akan menggenjot swasembada pangan untuk pertumbuhan ekonomi petani Lumajang. Untuk mencapai target swasembada pangan tidaklah mudah karena membutuhkan kebijakan yang tepat untuk mendukung program tersebut.

“Swasembada pangan akan kita fokuskan. Sekitar 80 persen masyarakat Lumajang banyak yang jadi petani, akan kita support,” pungkasnya. (*)

 


Editor: Ikhsan Mahmudi

Publisher: Keyra


Artikel ini telah dibaca 90 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan

29 Agustus 2025 - 20:51 WIB

Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

29 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Pemkot Probolinggo Usulkan 1.877 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Tunggu Restu Kemenpan RB

27 Agustus 2025 - 14:34 WIB

Bunda Indah Ingatkan ASN Lumajang untuk Adaptif Hadapi Era Digital

26 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Polemik Alihfungsi Gedung Kesenian, Wali Kota Probolinggo Terbuka Dialog dengan Pelaku Seni

26 Agustus 2025 - 07:44 WIB

LSM Diduga Peras Kades di Lumajang, Bupati Tidak Akan Ditoleransi

25 Agustus 2025 - 17:53 WIB

Trending di Pemerintahan