Menu

Mode Gelap
Kerusuhan Meluas, Presiden Prabowo Perintahkan Tindakan Anarkis Ditindak Tegas Dengan Sistem Desil, PKH Lumajang Perkuat Ketahanan Keluarga Rentan Pria di Pasuruan Masuk Rumah Tetangga, Sempat Damai tapi Akhirnya Ditahan karena Narkoba Akhmad Munir Nakhodai PWI Pusat, Bawa Semangat Rekonsiliasi Festival Da’i Muda LDNU Kraksaan Tuntas, Sukses Cetak 6 Kader Dakwah Terbaik Blarr! Bondet Meledak di Sumber Wetan Kota Probolinggo, Lukai Seorang Pemuda

Pendidikan · 22 Jul 2024 21:56 WIB

Duh! Kabupaten Lumajang Kekurangan 1.462 Tenaga Pendidik SD-SMP


					Plt Kepala Dinas Pendidikan Lumajang Yusuf Ageng Pangestu. (foto: Asmadi). Perbesar

Plt Kepala Dinas Pendidikan Lumajang Yusuf Ageng Pangestu. (foto: Asmadi).

Lumajang,- Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang masih kekurangan 1.462 guru di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Dari data kami per 22 Juli 2024, jumlah kekurangan guru di Kabupaten Lumajang mencapai 1462 guru,” kata Plt Kepala Dinas Pendidikan Lumajang Yusuf Ageng Pangestu, Senin (22/7/24).

Dia menyebut, ketimpangan jumlah tenaga guru dibanding sebaran SD dan SMP dibawah lingkungan Dinas Pendidikan tidak mencakup kebutuhan guru di Kabupaten Lumajang.

“Secara keseluruhan guru yang meliputi jenjang SD maupun SMP di bawah naungan Dindik tidak cukup. Bahkan, ada guru di sekolah yang merangkap,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yusuf menjelaskan, kurangnya guru atau tenaga pendidik di masing-masing lembaga pendidikan dikarenakan tiap tahun banyak guru yang memasuki masa purna tugas atau pensiun.

“Kabupaten Lumajang masih kekurangan guru. Sebab, kebanyakan guru SD negeri itu setiap tahunnya ada yang pensiun, karena lanjut usia. Sedangkan pengadaan guru itu terbatas,” jelasnya.

Harusnya kekurangan guru pendidik di Kabupaten Lumajang terpenuhi. Sebab, jumlah murid di Sekolah Negeri Lumajang jumlahnya tidak sedikit.

Dilain sisi, Pemkab Lumajang selama ini hanya mengandalkan rekrutmen PPPK yang digelar setiap tahun. Itu pun, kuotanya sangat terbatas.

“Tentu, jumlah usulan P3K tiap tahun belum bisa menutupi kekurangan guru di Kabupaten Lumajang. Tetapi bagaimana lagi, kewenangan daerah terbatas,” pungkasnya. (*)

 

 


Editor: Mohammad S

Publisher: Moch. Rochim


 

Artikel ini telah dibaca 500 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG

29 Agustus 2025 - 18:50 WIB

Polinema Jadi Harapan Baru Lumajang Cetak SDM Berdaya Saing Global

28 Agustus 2025 - 16:34 WIB

Tanpa Tunggu Tahun Ajaran Baru, Sekolah Rakyat di Jember Terima Siswa Sepanjang Tahun

1 Agustus 2025 - 16:59 WIB

Demi Sekolah, Siswi SD di Lumajang Terjatuh Saat Digendong Ayahnya Seberangi Lahar Semeru

1 Agustus 2025 - 16:31 WIB

Kurang Diminati, Pemkab Probolingggo Bakal Tutup SDN Warujinggo 2

18 Juli 2025 - 16:06 WIB

Miris! SDN Warujinggo 2 Probolinggo 2 Tahun Gagal Dapatkan Siswa Baru

17 Juli 2025 - 09:29 WIB

Hari Pertama Sekolah Rakyat di Kota Probolinggo, Dipantau Langsung Gubernur Khofifah

14 Juli 2025 - 19:54 WIB

Hari Pertama Sekolah Rakyat di Kota Probolinggo, Siswa Ikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah

14 Juli 2025 - 12:49 WIB

Sekolah Rakyat Segera Dimulai, Asrama dan Ruang Kelas Dikenalkan

11 Juli 2025 - 04:47 WIB

Trending di Pendidikan