Menu

Mode Gelap
Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan Jelang Konfercab NU Kraksaan, Nahdliyin Mulai Suarakan Uneg-unegnya Sesalkan Kerusuhan di Jakarta, Ojol Probolinggo Gelar Tabur Bunga untuk Affan Kurniawan Kisah Pilu Guru Honorer di Jember; Tempuh Jarak 13 KM, Wafat Usai Melahirkan Dulu Hanya Makan Sekali Sehari, Kini Siswa SD Ini Bisa Makan Dua Kali Berkat Program MBG Tipu Warga Pakai Identitas Palsu, Pria Asal Lumajang Jadi Tersangka Penipuan Bansos

Pemerintahan · 4 Jul 2024 19:32 WIB

Dapat Kucuran Dana Rp 6,5 Miliar, Arjuno Agro Techno Park Bakal Disulap jadi Ikon Wisata Baru Pasuruan


					BERSOLEK: Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan mengecek kondisi wisata Arjuno Agro Techno Park. (foto: Moh. Rois). Perbesar

BERSOLEK: Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan mengecek kondisi wisata Arjuno Agro Techno Park. (foto: Moh. Rois).

Pasuruan,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan mendapat kucuran dana segar dari pemerintah pusat. Dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp 6,5 miliar dikucurkan untuk kelanjutan pembangunan Arjuno Agro Techno Park (AATP).

Dana ini bak suntikan energi baru untuk menghidupkan kembali kawasan wisata yang terletak di Dusun Kucur, Desa Sumberrejo, Kecamatan Purwosari itu.

“Dana akan digunakan untuk membangun berbagai fasilitas dan infrastruktur penunjang di AATP,” ujar Kabid Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Nusantoro, Kamis (4/7/24).

Nusantoro menjelaskan, dana tersebut akan dibagi untuk 6 item pembangunan, yaitu pengadaan fasilitas rekreasi penunjang, dan fasilitas kebersihan.

Kemudian pengadaan panggung kesenian, penataan landskap dan perlengkapannya serta fasilitas mitigasi bencana alam.

Dari enam item itu, pembangunan menara pandang struktur baja menjadi yang paling menelan biaya, yaitu mencapai Rp 1,256 miliar. Disusul pembangunan plaza area pengunjung sebesar Rp 525 miliar.

Lalu penanaman semak dan tanaman penutup tanah dengan anggaran sebesar Rp 433 juta, dan amphiteater dengan anggaran Rp 406 juta.

“Paling besar memang untuk membangun menara pandang. Nilainya mencapai Rp 1 miliar lebih,” ungkap Nusantoro.

Proses pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu 150 hari, dimulai dari 2 Juli dan dijadwalkan rampung pada pertengahan Desember 2024.

Dengan selesainya pembangunan, AATP ditargetkan sudah bisa dibuka dan dinikmati sebagai tempat wisata unggulan di Kabupaten Pasuruan pada awal tahun 2025.

“Mudah-mudahan tahun depan sudah dibuka dan bisa dinikmati,” harap Nusantoro.

Selain DAK, Dinas Pariwisata berencana mengusulkan anggaran untuk membangun pagar depan di dalam AATP melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025.

Pembangunan AATP diharapkan dapat mendongkrak sektor pariwisata di Kabupaten Pasuruan.

Kawasan ini diproyeksikan menjadi destinasi wisata edukasi dan agrowisata bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Kami optimis AATP akan menjadi ikon wisata baru di Kabupaten Pasuruan,” Nusantoroo optimistis.

Sejauh ini, sejumlah item sarpras di AATP sudah selesai dibangun. Antara lain gedung Tourism Information Center (TIC), dan plaza pengunjung.

Lalu ada wisata kuliner, mushala, dan areal parkir. Adapun pembangunannya menggunakan anggaran DAK yang nilainya sekitar Rp 10,9 miliar. (*)

 

 


Editor: Mohammad S

Publisher: Moch. Rohim


 

Artikel ini telah dibaca 726 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Pemkab Jember Perpanjang Bebas Denda Pajak hingga Akhir Tahun, Tarif Retribusi Pasar Juga Diturunkan

29 Agustus 2025 - 20:51 WIB

Dongkrak Produksi Pangan, Pemkab Jember Siapkan Pembangunan Irigasi Seluas 78 Hektare

29 Agustus 2025 - 13:52 WIB

Tiga Nama Muncul sebagai Calon PJ Sekda Kota Probolinggo, Siapa Saja?

28 Agustus 2025 - 21:06 WIB

BP Haji Bertransformasi jadi Kementerian, Kemenag Jember Sebut Minim Informasi

28 Agustus 2025 - 20:40 WIB

Demi Jalan Tembus GOR A. Yani, Pemkot dan Pemkab Probolinggo Sepakat Pinjam Pakai Aset

27 Agustus 2025 - 18:48 WIB

Pemkot Probolinggo Usulkan 1.877 Honorer jadi PPPK Paruh Waktu, Tunggu Restu Kemenpan RB

27 Agustus 2025 - 14:34 WIB

Bunda Indah Ingatkan ASN Lumajang untuk Adaptif Hadapi Era Digital

26 Agustus 2025 - 16:51 WIB

Polemik Alihfungsi Gedung Kesenian, Wali Kota Probolinggo Terbuka Dialog dengan Pelaku Seni

26 Agustus 2025 - 07:44 WIB

LSM Diduga Peras Kades di Lumajang, Bupati Tidak Akan Ditoleransi

25 Agustus 2025 - 17:53 WIB

Trending di Pemerintahan